Jakarta, IndoChannel.id – Piala AFF 2020 telah berakhir dengan Indonesia harus bertahan sebagai Runner Up dan Thailand keluar sebagai pemenang.
Namun, usai Piala AFF 2020, harga pasar pemain Timnas Indonesia naik meroket tajam. Hal ini karena para pemain dinilai telah menunjukkan kepiawaiannya selama berlaga di Piala AFF 2020.
Beberapa pemain pun memiliki harga pasar yang tinggi. Menurut laman transfermarkt, Alfeandra Dewangga yang harga pasarnya paling melejit. Sebelum Piala AFF 2020 bergulir, harga pasar Alfeandra Dewangga adalah 125 ribu Euro atau sekira Rp2,02 miliar.
Saat ini, harga pasar bek milik PSIS Semarang ini menembus 250 ribu euro atau setara Rp4,04 miliar. Tak heran harga pasar Alfeandra Dewangga begitu melejit.
Pesepakbola 19 tahun ini merupakan satu dari empat pemain yang tak pernah tergeser dari starting XI pilihan Shin Tae-yong di Piala AFF 2020.
Tiga nama lainnya adalah Asnawi Mangkualam, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto. Nama lain yang harga pasarnya naik signifikan adalah Ricky Kambuaya. Gelandang milik Persebaya Surabaya ini awalnya memiliki harga Rp2,02 miliar atau 125 ribu euro. Sekarang, pemain terbaik leg II final Piala AFF 2020 ini memiliki harga pasar mencapai 225 ribu Euro atau sekira Rp3,63 miliar.
Bagaimana dengan Pratama Arhan yang digandrungi banyak kaum hawa di Piala AFF 2020? Di Piala AFF 2020, harga pasar Pratama Arhan meningkat dari Rp4,04 miliar menjadi Rp5,25 miliar.
Terakhir, pemain yang memiliki harga pasar paling tinggi, jatuh ke kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain milik Ansan Greeners itu kini memiliki harga pasar 375 ribu euro atau sekira Rp6,06 miliar. Angka ini naik dari yang sebelumnya di kisaran 350 ribu euro. Karena itu, jika nama-nama di atas terus memberikan hasil maksimal, harga mereka otomatis terus melejit.

