32.6 C
Jakarta
Minggu, 19 April 2026
BerandaNewsNusantaraJembatan Besuk Kobokan Kembali Dibuka, Akses Lumajang–Malang Normal Meski Semeru Level Awas

Jembatan Besuk Kobokan Kembali Dibuka, Akses Lumajang–Malang Normal Meski Semeru Level Awas

- Advertisement -

Jatim, IndoChannel.id — Di tengah status Gunung Semeru yang meningkat ke Level IV (Awas) sejak Rabu 19 November 2025 sore, kabar baik datang dari lapangan. Jembatan Besuk Kobokan, penghubung utama Lumajang–Malang di jalur nasional, resmi kembali bisa dilalui kendaraan setelah tim Kementerian Pekerjaan Umum menyelesaikan pembersihan total abu vulkanik dan material erupsi.

Erupsi besar yang terjadi pukul 14.13 WIB menghasilkan awan panas guguran beruntun dengan amplitudo maksimum 37 mm. Meski kabut tebal masih menutupi kawah dan jarak luncur belum terukur pasti, Badan Geologi tetap melarang aktivitas di sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 20 km dari puncak. Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan Status Tanggap Darurat selama sepekan, 19–25 November 2025.

- Advertisement -

Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan seluruh balai di Jawa Timur untuk menjaga kelancaran akses vital. Dari 20 jembatan nasional yang masuk zona merah awan panas dan lahar, Jembatan Besuk Kobokan sepanjang 129 meter menjadi prioritas utama karena merupakan urat nadi perekonomian Lumajang–Malang.

Menurut Kepala BBPJN Jatim–Bali, Javid Hurriyanto, seluruh tim berada dalam posisi siaga untuk memastikan jembatan dan aksesibilitas tetap aman. Ia menyampaikan bahwa Jembatan Besuk Kobokan sudah dapat diakses setelah proses pembersihan abu vulkanik selesai pada Kamis, 20 November 2025.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemantauan terhadap seluruh infrastruktur rawan dilakukan selama 24 jam. Ia mengimbau masyarakat agar mengikuti arahan Badan Geologi dan BPBD setempat, serta memastikan bahwa kementerian terus memonitor kondisi infrastruktur di kawasan Gunung Semeru.

Meski erupsi masih berlangsung dan penanganan teknis lanjutan belum bisa dilakukan karena medan belum sepenuhnya aman, keberhasilan membuka kembali Jembatan Besuk Kobokan menjadi sinyal positif bagi ribuan pengendara dan pelaku usaha yang bergantung pada jalur Lumajang–Malang setiap hari.

Kementerian Pekerjaan Umum memastikan 19 jembatan nasional lainnya, seperti jembatan Kali Mujur (183 meter), Kali Pancing (100 meter), dan Kali Lengkong (80,4 meter), terus dipantau secara ketat agar konektivitas wilayah selatan Jawa Timur tetap terjaga di tengah aktivitas Gunung Semeru yang masih tinggi.

Latest news

Related news

- Advertisement -