26 C
Jakarta
Minggu, 19 April 2026
BerandaNewsNusantaraMay Day Hijau di Riau: Buruh Tanam 200 Pohon, Gaungkan Solidaritas Ramah...

May Day Hijau di Riau: Buruh Tanam 200 Pohon, Gaungkan Solidaritas Ramah Lingkungan

- Advertisement -

Pekanbaru, Indochannel.id – Perayaan Hari Buruh Internasional di Riau tahun ini tampil beda. Tak ada aksi demonstrasi seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja memilih menandai May Day 2025 dengan kegiatan tanam pohon di kawasan Car Free Day Jalan Diponegoro, Pekanbaru (1/5/2025).

Kegiatan ini bertemakan “Harmoni Buruh dan Alam”

- Advertisement -

Dengan mengusung semangat “Harmoni Buruh dan Alam”, kegiatan ini menjadi simbol gerakan buruh yang kini tak hanya menyuarakan hak pekerja, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Aksi Nyata, Bukan Sekadar Tuntutan

Sebanyak 200 pohon jenis angsana dan mahoni ditanam di sepanjang trotoar dan taman kota. Kegiatan ini merupakan inisiatif Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Riau yang berkolaborasi dengan berbagai serikat buruh, komunitas lingkungan, serta warga sekitar.

Presiden KSPI Riau, Ari Nugroho, menegaskan bahwa buruh kini juga mengambil bagian dalam upaya pelestarian alam. “Kami ingin peringatan May Day meninggalkan warisan positif. Pohon-pohon ini adalah simbol harapan akan masa depan yang lebih hijau dan kehidupan buruh yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Aksi ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang menyediakan bibit serta perlengkapan tanam. Kepala DLHK Riau, Budi Saputra, menyebut aksi ini sebagai bentuk solidaritas modern.

“Semangat buruh bisa diwujudkan dalam bentuk nyata seperti ini. Kami mengapresiasi kreativitas dan kepedulian mereka,” katanya.

Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Banyak warga CFD yang spontan ikut menanam pohon dan mendokumentasikan kegiatan ini.

“Langkah yang menyegarkan dari para buruh. Bukan hanya soal demo, tapi juga menjaga lingkungan. Salut!” ucap Rina, warga yang ikut serta dalam kegiatan.

Simbol Perubahan Gerakan Buruh

Menurut pengamat sosial Universitas Riau, Dr. Siti Aminah, aksi ini menunjukkan bahwa gerakan buruh kini berkembang.

“Tuntutan mereka tidak hanya bersifat ekonomi, tapi juga menyentuh isu sosial dan ekologis. Ini patut jadi contoh untuk daerah lain,” ujarnya.

Penanaman pohon ini juga selaras dengan kampanye global pengendalian perubahan iklim. Pepohonan yang ditanam diharapkan bisa menyerap emisi karbon, memperbaiki kualitas udara, dan memberi keteduhan di ruang kota.

Peringatan Bermakna, Bukan Seremonial

Usai menanam pohon, para buruh melanjutkan kegiatan dengan diskusi terbuka di taman kota, membahas isu-isu krusial seperti jaminan kesehatan, perlindungan kerja, dan kesejahteraan. Diskusi tersebut dihadiri oleh berbagai pihak termasuk akademisi dan pemerintah, memperlihatkan wajah baru May Day yang lebih dialogis dan solutif.

Ajakan untuk Menjaga

DLHK Riau juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga pohon-pohon hasil aksi ini dengan cara:

Menyiram secara rutin.

Menjaga kebersihan dan tidak merusak area sekitar pohon.

Melaporkan ke DLHK jika ada pohon yang rusak atau butuh perawatan.

Dengan langkah ini, May Day 2025 di Riau tidak hanya meninggalkan kesan, tapi juga harapan. Aksi tanam pohon menjadi simbol bahwa perjuangan buruh bisa tumbuh selaras dengan perjuangan menjaga bumi.

Latest news

Related news

- Advertisement -