32.7 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus 2022
BerandaNewsNasionalIni Alasan Pemerintah Tak Lakukan Penyekatan Saat Liburan Nataru

Ini Alasan Pemerintah Tak Lakukan Penyekatan Saat Liburan Nataru

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Pada liburan hari Natal dan tahun baru kali ini pemerintah tidak melakukan penyekatan ataupun penutupan jalan.

Hal ini disampaikan oleh Adita Irawati, Staf Khusus Bidang Komunikasi Menteri Perhubungan. Ia mengatakan alasan Kemenhub meniadakan penyekatan yaitu karena sudah menurunnya angka penularan Covid-19 di Indonesia.

- Advertisement -

“Sejak bulan Oktober sampai sekarang kami melihat tren mobilitas masyarakat itu meningkat. Di sisi lain, ternyata angka penularannya juga stabil tidak ada lonjakan. Oleh karena itu, kami melihat bahwa untuk perjalanan domestik, apa yang kami lakukan sekarang adalah sesuatu yang memang disesuaikan dengan kondisi dalam negeri,” ujarnya.

“Jadi prinsipnya memang tidak ada penyekatan, yang ada adalah pengetatan protokol kesehatan,” sambungnya lagi.

Saat ini, dunia sedang ditakutkan dengan adanya varian Omicron. Oleh karena itu, Kemenhub fokus untuk membatasi penerbangan atau perjalanan internasional dan juga mengantisipasi mobilitas domestik.

“Jadi aturan ini, sebenarnya juga sudah mengantisipasi berbagai dinamika yang terjadi belakangan ini ya, termasuk juga dengan adanya varian Omicron yang sudah teridentifikasi masuk di Indonesia,” paparnya.

“Yang sudah disampaikan oleh Kementrian Kesehatan, Omicron ini masuk satu-satunya memang lewat perjalanan internasional. Jadi sementara ini, penularan di dalam itu informasinya belum terjadi. Sehingga memang yang sekarang fokus untuk dibatasi adalah penerbangan atau perjalanan internasional,” lanjutnya.

Kemenhub memastikan bahwa aturan yang mereka edarkan beberapa waktu lalu untuk momen Nataru ini dirasa tepat. Untuk itu, mereka butuh kerjasama dari masyarakat.

“Di sisi lain aktifitas masyarakat ini yang juga beberapa dibatasi. Kemarin sudah dibatasi mengenai pariwisata yang dibatasi kapasitasnya, pariwisata yang tidak ada pengelola resminya ditutup, kemudian juga aktifitas sekolah liburannya ditunda. Jadi kita berusaha, hulu ke hilir ini semuanya bisa seiring,” ucap Adita.

“Jadi intinya kami sudah mengantisipasi berbagai situasi yang berkembang. Dan saat ini ketetapan yang sudah diumumkan kemarin, itu yang kami rasa menjadi hal yang cukup tepat untuk saat ini,” tutupnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -