26 C
Jakarta
Sabtu, 4 Desember 2021
BerandaHeadlinePerwira Polisi Dikeroyok Pemuda Pancasila, Kapolres Jakpus : Serahkan atau Kami Kejar

Perwira Polisi Dikeroyok Pemuda Pancasila, Kapolres Jakpus : Serahkan atau Kami Kejar

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Seorang perwira menengah (pamen) Polri menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan massa Pemuda Pancasila saat berdemo di depan gedung DPR RI, Kamis (25/11/2021).

Demo ini menuntut permintaan maaf Junimart Girsang yang membuat pernyataan terkait bentrokan Pemuda Pancasila Vs Forum Betawi Rempug (FBR) di Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (19/11) lalu.

- Advertisement -

Awalnya, demonstrasi berjalan kondusif. Namun, menjelang sore hari, massa mulai ricuh. Massa memaksa masuk ke gedung DPR untuk bertemu dengan Junimart hingga akhirnya sebagian ricuh di Jl Gatot Subroto dan mengeroyok Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Melihat kejadian itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menemui massa. Hengki naik ke atas mobil komando dan berbicara di hadapan massa Pemuda Pancasila melalui pengeras suara.

Hengki menjelaskan bahwa seorang perwira polisi terluka karena dikeroyok Pemuda Pancasila. Hengki pun mempertanyakan tujuan massa demo di DPR.

“Perwira kami, AKBP, dikeroyok luka-luka, apakah itu tujuan rekan-rekan datang kemari? Melawan kami, mengeroyok kami yang mengamankan rekan-rekan. Saya minta pimpinan aksi ini bertanggung jawab. Perwira menengah. Perwira menengah dikeroyok, padahal beliau mengamankan kegiatan ini,” tutur Hengki dengan nada tinggi.

Hengki meminta koordinator aksi bertanggung jawab atas pengeroyokan terhadap seorang perwira polisi itu.

“Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini segera menyerahkan, jangan aksi rekan dinodai dengan kegiatan yang justru melawan hukum. Kami yang melayani rekan-rekan, mengamankan, justru dipukuli dikeroyok. Apakah ini tujuan kalian datang kemari?,” kata Hengki.

“Anggota kami luka-luka, apakah kami tadi keras sama Anda atau menghalangi kegiatan saudara? Saya minta tadi saksi yang melihat menyerahkan, hukum harus ditegakkan,” tambahnya lagi.

“Saya bersahabat dengan ketua Pemuda Pancasila Jakpus, tapi justru anggota kami dianiaya oleh rekan-rekan sendiri. Saya minta diserahkan atau kami kejar,” tegas Hengki.

Sementara itu, Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali mengalami luka serius usai dikeroyok massa Pemuda Pancasila.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di bagian kepala, sekujur tubuh, dan robek pada perut.

“Merujuk hasil pemeriksaan tim dokter RS Polri Kramat Jati ditemukan beberapa luka hematoma akibat trauma berat. Ada juga luka robek di bagian perut dan terjadi penurunan tingkat kesadaran,” kata Sambodo di RS Polri Kramat Jati, Kamis 25 November 2021 malam.

Namun, Sambodo menyebut pihaknya belum dapat memastikan luka yang diterima Darmawan apakah karena terkena senjata tajam atau bukan.

Pasalnya, saat ini Darmawan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim dokter.

“Kita masih menunggu hasil visum dari dokter. Kondisinya saat ini sudah semakin stabil dan sedang dalam perawatan CT scan segala macam,” ujarnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -