26 C
Jakarta
Sabtu, 4 Desember 2021
BerandaShowbizNirina Zubir Marah Merasa Dijebak Saat Wawancara, Ini Penjelasan TvOne

Nirina Zubir Marah Merasa Dijebak Saat Wawancara, Ini Penjelasan TvOne

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Nirina Zubir marah kepada TvOne lantaran dirinya merasa dijebak saat melakukan wawancara yang menghadirkan pengacara tersangka kasus mafia tanah, Riri Khasmita.

Nirina pun menuntut agar stasiun tv swasta itu meminta maaf. Ia kemudian menumpahkan kekecewaannya itu melalui Insta Story.

- Advertisement -

“Tapi apa yang terjadi, tvOne menjebak Nirina live bersama seseorang yang adalah mengaku kuasa hukum dari tersangka Riri Khasmita, yang kita ketahui bukan dia (pengacaranya). Kalaupun itu lawyer baru, oh come on, banyaklah pasti lawyer-lawyer yang pada saat ini bermunculan, tapi masa dikasih sih panggung sama tvOne? I’m very disappointed dan saya dan lawyer saya juga meminta surat permohonan maaf dari tvOne, saya tunggu,” kata Nirina di Insta Story.

Namun menanggapi hal itu, TvOne menilai Nirina berlebihan.

“Nirina dan pengacaranya berlebihan meminta Pemred tvOne minta maaf,” kata Executive Vice Chief Editor tvOne Lalu Mara Satriawangsa kepada wartawan, Sabtu (20/11/2021).

Menurutnya, tvOne telah mengikuti Pedoman Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam acara tersebut. Lanjut Lalu Mara, justru judul pada acara tersebut bisa dikatakan membela Nirina Zubir dalam kasus mafia tanah.

“Karena kami tidak salah. Semua dilaksanakan sesuai aturan KPI Pasal 42 dan 44. Dari judul saja kami sudah ‘membela’ dia melawan mafia tanah,” katanya.

Lalu Mara menegaskan tvOne tetap mengedepankan cover both side dalam setiap programnya. Dia mengatakan tvOne juga menganut asas praduga tidak bersalah dalam semua kasus hukum.

“Kami juga harus cover both side, di sisi lain, kami juga harus menghormati asas praduga tidak bersalah,” ujarnya.

“Sejak awal Nirina sudah diperkenalkan bahwa ada pengacara tersangka. Bahwa dia tidak suka dengan yang disampaikan pengacara, soal lain. Itu kan fakta dari sisi pengacara dalam membela kliennya,” sambungnya.

Sementara itu, TvOne telah mengkonfirmasi atas kejadian ini. Penanggung jawab program Apa Kabar Indonesia Malam, Eduardus Karel Dewanto, mengatakan tvOne tidak bermaksud menjebak Nirina.

Berikut penjelasannya:

Salam hormat,

Saya Eduardus Karel Dewanto, Penanggungjawab Program Apa Kabar Indonesia Malam dan Tim, menanggapi ketidaknyamanan Mbak Nirina Zubir, saat berdialog di tvOne dengan judul “Rumah Ditilap Mafia Tanah, Nirina Menggugat”

  1. Sama sekali tvOne tidak bermaksud menjebak, seperti disampaikan Mbak Nirina dengan menghadirkan pengacara tersangka Riri. Semata mata, kehadiran pengacara tersangka tersebut untuk memenuhi kaidah pemberitaan yang seimbang dan menghormati asas praduga tak bersalah.
  2. Sama sekali tvOne tidak bermaksud dengan sengaja, tidak menginformasikan kehadiran pengacara tersangka. Kami memperoleh narasumber tersebut untuk memenuhi kaidah keberimbangan pun di menit terakhir menjelang on air. Sejak awal dialog seluruh narasumber sudah diperkenalkan presenter. Saat itu, Mbak Nirina juga bersedia berdialog dengan pengacara tersebut. Saat jeda komersial pun tidak ada masalah. Persoalan muncul ketika di segmen berikutnya presenter memberi waktu ke kuasa hukum tersangka.
  3. Dalam konteks isi dialog, tvOne sepakat dan berpihak pada pemberantasan Mafia Tanah. Oleh karena itulah, kami menghadirkan nara sumber yang kompeten lainnya, seperti Staf Khusus Kementerian BPN, Dirkrimsus Polda Metro Jaya dan Pengamat Pidana. Dari narasumber tersebut, disimpulkan semuanya setuju Mafia Tanah harus diperangi.

Demikian penjelasan kami semoga bisa membantu menjernihkan informasi atas ketidaknyamanan Mbak Nirina Zubir, selaku korban Mafia Tanah.

Terima kasih

Salam Hormat,

 

Eduardus Karel Dewanto

Manager Hard News Talkshow.

Latest news

Related news

- Advertisement -