32.9 C
Jakarta
Sabtu, 23 Oktober 2021
BerandaHeadlineSejarah Singkat Lahirnya Polisi Wanita di Indonesia

Sejarah Singkat Lahirnya Polisi Wanita di Indonesia

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Kepolisian Republik Indonesia tengah merayakan Hari Jadi Polwan yang ke 73, Rabu (1/9/2021).

HUT Polwan diperingati setiap tanggal 1 September. Tahukah Anda bagaimana pertama kali Indonesia memiliki Polisi Wanita?

- Advertisement -

Baca Juga :

HUT Polwan Ke 73, Polisi Wanita Polrestabes Bandung Bagikan Sembako

Simak sejarahnya berikut ini :

1. Berawal dari Kesulitan Pemeriksaan
Awal peristiwa ini terjadi di tahun 1948. Saat itu, polisi kesulitan ketika akan memeriksa korban, tersangka ataupun saksi wanita. Polisi lalu meminta bantuan dari istri atau pegawai sipil wanita guna memeriksa fisik korban.
Melihat kesulitan itu, organisasi wanita dan organisasi wanita Islam di Bukittinggi memberikan saran kepada pemerintah agar wanita bisa dilibatkan dalam pendidikan kepolisian. Dari sini lah awal mula Hari Polwan yang sampai saat ini masih terus diperingati.
Kemudian, cabang Djawatan Kepolisian wilayah Sumatera yang ada di Bukittinggi, langsung memberi pendidikan kepada enam wanita pilihan. Keenam wanita itu adalah Mariana Saanin, Nelly Pauna, Rosmalina Loekman, Dahniar Sukotjo, Djasmaniar dan Rosnalia Taher.

Mereka secara resmi mengikuti pendidikan pada 1 September 1948 bersama siswa laki-laki di SPN Bukittinggi. Oleh sebab itu, 1 September ditetapkan sebagai Hari Polwan atau hari lahirnya polisi wanita.

2. Polisi Wanita Mulai Bertugas

Keenam polwan kembali mendapat pelatihan di SPN Sukabumi pada 19 Juli 1950. Pada tahun 1951, keenam calon inspektur polisi wanita selesai menjalani pendidikan dan bertugas. Mereka diberi tugas untuk menangani kasus-kasus yang terkait perempuan dan anak-anak.

3. Makna Lambang Polwan

Jenderal Mochammad Sanoesi, yang saat itu menjabat sebagai Kapolri, mengesahkan lambang Polwan pada 29 November 1986.

Berikut makna di balik lambang itu:

  • Bunga Matahari : bermakna sifat wanita.
  • Tujuh helai dan empat helai bunga : lambang pedoman hidup Polri Tribrata serta pedoman kerja Polri Catur Prasetya Polri.
  • Perisai dan obor : lambang Polwan sebagai anggota kepolisian Republik Indonesia yang turut melaksanakan tugas dan fungsi kepolisian Republik Indonesia.
  • Tiga bintang emas : Tribrata sebagai pedoman hidup bagi tiap anggota Polri.
  • 1948 : melambangkan saat pertama kali adanya Polwan di kepolisian Republik Indonesia.
  • Esthi Bhakti Warapsari : bermakna pengabdian putri-putri pilihan menuju ke arah tercapainya cita-cita luhur yaitu terciptanya masyarakat Tata Tentram Kerta Raharja kepada negara dan bangsa.

4. Monumen Polwan Sebagai Simbol

Monumen Polwan dibangun di Bukittingi pada tahun 1993. Monumen ini diresmikan langsung oleh Jenderal Banoeroesman Astrosemitro yang saat itu menjabat sebagai Kapolri.

Nah, itu dia seputar sejarah lahirnya polisi wanita di Indonesia. Selamat Hari Polwan untuk Polisi Wanita Indonesia!

Latest news

Related news

- Advertisement -