25.1 C
Jakarta
Senin, 20 September 2021
BerandaHeadlineBerikut Niat Beserta Keutamaan Puasa Tasua dan Puasa Asyura Untuk yang Melaksanakannya

Berikut Niat Beserta Keutamaan Puasa Tasua dan Puasa Asyura Untuk yang Melaksanakannya

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Di bulan Muharram ini, umat muslim dianjurkan untuk melakukan amalan sebanyak-banyaknya. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah berpuasa. Berpuasa pada bulan Muharram memiliki derajat yang tinggi setelah puasa Ramadan.

Bertepatan pada hari ini, 18 Agustus 2021 juga adalah 9 muharram 1443 Hijriah, dimana umat Islam dianjurkan untuk puasa sunnah yakni Puasa Tasua. Sedangkan esok hari di tanggal 10 Muharram 1443 Hijriah dianjurkan untuk melaksanakan Puasa Asyura.

- Advertisement -

Sebagaimana Hadits yang menyebutkan tentang keutamaan Puasa Tasua dan Puasa Asyura. Di dalam Kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu juz 3, Prof Wahbah Az Zuhaili menyebutkan bahwa para ulama menyepakati Puasa Tasua termasuk ke dalam puasa sunnah. Para ulama Mahzab Hanafi mengkategorikan puasa Tasua dan Asyura ke dalam ibadah sunah Masnun, yakni ibadah yang kerap dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:

“Sungguh seandainya aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 (Muharram).”

Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha dalam buku Panduan Muslim Sehari-hari menyebutkan bahwa keutamaan menjalankan Puasa Asyura, di hari kesepuluh bulan Muharram adalah diampuninya dosa satu tahun yang telah lalu. Begitu juga dengan puasa Tasua di hari kesembilan bulan Muharram.

Disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Qotadah Al Anshori mengatakan:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendapat pertanyaan tentang keutamaan puasa Arafah? Beliau (Rasulullah) menjawab, “Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Rasulullah juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ‘Asyura? Rasulullah menjawab, “Puasa ‘Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.”

Keutamaan Puasa Tasua, Puasa Asyura dan Puasa sunnah lainnya di bulan Muharram juga disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya: “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.”

Adapun bacaan untuk Niat Puasa Tasua, 9 Muharram 1443 H atau Rabu, 18 Agustus 2021:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu sauma tasu’a sunnatal lillahita’ala

Artinya: “Saya niat berpuasa hari tasua, sunnah karena Allah ta’ala.”

Bacaan niat Puasa Asyura yang bertepatan pada 10 Muharram 1443 H atau Kamis, 19 Agustus 2021:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Asyura lillahi ta’ala.

Artinya:

Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah SWT.

Latest news

Related news

- Advertisement -