26.5 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus 2021
BerandaNewsMasih Dalam Masa PPKM Darurat, Panti Pijat di Kota Bandung Digerebeg Polisi

Masih Dalam Masa PPKM Darurat, Panti Pijat di Kota Bandung Digerebeg Polisi

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Dalam rangka menjalankan PPKM darurat, Satuan Reskrim Polrestabes Bandung melakukan penindakkan ke panti pijat di Jalan Kiaracondong Kota Bandung yang nekad buka ketika pelaksanaan PPKM Darurat. Selasa, 6/7/2021.

Berdasarkan pemantauan, bangunan yang didominasi cat warna merah ini terlihat tertutup bagian depan gerbangnya dengan maksud mengelabui petugas. Dibagian depan juga terlihat adanya tulisan dengan nama Bintang sehat, namun ketika petugas masuk ke dalam, justru terlihat ada sejumlah terapis dan pengunjung yang sedang beraktivitas.

- Advertisement -

Mereka lalu digiring dan dimintai keterangan oleh polisi.

Diketahui praktik pijat tidak diperkenankan beroperasi selama PPKM Darurat.

“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada salah satu panti pijat yang masih beroperasi di tengah situasi PPKM Darurat yang sudah di umumkan pemerintah. Kemudian, kita melakukan pengecekan di TKP dan akhirnya kita menemukan kita langsung gerebeg panti pijat ini,” kata Adanan Mangopang.

Adanan mengatakan ada terdapat sepuluh terapis dan delapan pengunjung yang didapati petugas sedang melakukan penindakan.

Menurutnya pengelola panti pijat nantinya akan di kenakan pasal 506 KUHP dan kemungkinan akan di kenakan pasal tambahan apabila didapati ada tindak eksploitasi wanita.

“Dan kita temukan ada sepuluh terapis yang sedang bekerja kemudian juga kita menemukan delapan orang pengunjung yang memang saat kita gerebeg sedang melakukan aktivitas,” ujarnya.

Adanan mengatakan pula, polisi akan menutup tempat tersebut dan memasang garis polisi. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Bandung untuk memastikan dapat atau tidaknya dikenakan sanksi tambahan berupa pencabutan ijin usaha.

“Tempat ini akan kami segel, akan saya police line kemudian akan kami laporkan kepada pemerintah kota Bandung, siapa tau nanti sanksinya bisa sampai pecabutan izin usaha,” tutupnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -