28.3 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember 2021
BerandaHeadlinePerusahaan Langgar PPKM Darurat, Anies Murka

Perusahaan Langgar PPKM Darurat, Anies Murka

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Pemerintah sudah memutuskan adanya PPKM darurat Jawa-Bali dari tanggal 3 Juli hingga 20 Juli mendatang. Hal ini tentunya bertujuan untuk menekan laju Covid-19 yang semakin meningkat. Namun ternyata masih saja ada perusahaan yang kedapatan melakukan pelanggaran.

Salah satu perusahaan nonesensial dan nonkritikal yang tetap nekat beroperasi dimasa PPKM darurat ini membuat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan murka.

- Advertisement -

Anies mengancam akan memberikan sanksi tegas terhadap perusahaan nonesensial dan nonkritikal yang mewajibkan karyawannya datang ke kantor.

“Ini bukan soal pelanggaran aturan, Bu Diana dan perusahaan tidak bertanggung jawab,” kata Gubernur DKI, Anies Baswedan di Story Instagram-nya, Selasa (06/07/2021).

Anies semakin geram, saat melihat ada salah satu karyawan di perusahaan tersebut yang sedang hamil tetap masuk kerja. Menurutnya ibu hamil sangat rentan sekali jika sudah terpapar Covid-19.

“Apalagi ada ibu hamil yang masuk, hari ini kami menerima laporan ada ibu hamil meninggal dunia, ini bukan untung rugi, ini soal nyawa, kita mau nyelamatin nyawa orang, dan orang seperti ibu ini yang egois, ini pekerja ikut saja,” lanjutnya.

Anies menegaskan akan menutup kantor tersebut, kemudian akan dilakukan proses penindakan secara hukum, Anies juga meminta kepada seluruh karyawan untuk pulang.

“Sekarang tutup kantornya, dan langsung akan diproses, dan katakan ke semuanya untuk pulang, taati aturan,” tegas Anies.

Berdasarkan unggahan cerita tersebut, terlihat Satpol PP kemudian mempersiapkan stiker penyegelan sementara operasional kantor. Selanjutnya, stiker penyegelan tersebut ditempelkan langsung oleh Anies di pintu depan kantor.

Latest news

Related news

- Advertisement -