30.9 C
Jakarta
Minggu, 25 Januari 2026
BerandaNewsNusantaraJaga Hutan, Kapolri Buka Jambore Karhutla Riau 2025

Jaga Hutan, Kapolri Buka Jambore Karhutla Riau 2025

- Advertisement -

SIAK, IndoChannel.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi membuka Jambore Karhutla Riau 2025 di Bumi Perkemahan Tahura Sultan Syarif Hasyim, Siak, Kamis (24/4/2025), sebagai upaya memperkuat komitmen nasional dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam sambutannya sebagai Inspektur Upacara, Kapolri menegaskan bahwa hutan Indonesia bukan hanya warisan bangsa, tetapi juga aset global yang harus dijaga.

- Advertisement -

“Indonesia memiliki hutan seluas 95,5 juta hektare. Ini bukan sekadar angka, tapi tanggung jawab besar. Kita di urutan ke-8 negara dengan hutan terluas di dunia. Tapi semua ini bisa hilang karena karhutla,” ujar Sigit dengan penuh penekanan.

Kerugian Karhutla dan Ancaman Nyata

Data mencatat, sepanjang 2024, kebakaran hutan menghanguskan 376 ribu hektare lahan di Indonesia. Riau, sebagai salah satu provinsi rawan, kehilangan 11 ribu hektare lahan dan menempati peringkat ke-11 secara nasional. Dampaknya tak hanya dirasakan lokal, tetapi juga lintas provinsi bahkan hingga negara tetangga akibat kabut asap.

“Dampak asap tak hanya mengganggu Riau, tapi juga bisa meluas ke provinsi lain, bahkan negara tetangga. Ini bukan sekadar masalah lokal, ini masalah regional,” tegas Kapolri.

Ancaman Musim Kemarau 2025

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2025 diperkirakan lebih pendek dengan puncaknya pada Juni hingga Agustus. Meskipun fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase netral, Riau tetap berisiko menghadapi titik panas mulai Mei, dengan puncaknya pada Juli 2025.

Untuk mengantisipasi ancaman ini, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla sejak 1 April hingga 30 November 2025. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga masyarakat, menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan penanganan.

Mitigasi dan Semangat Kolaborasi

Kapolri menyerukan bahwa mitigasi karhutla bukan sekadar opsi, melainkan keharusan.
“Mitigasi bukan pilihan, tapi kewajiban. Kita harus bergerak bersama. Jangan sampai hutan kita, aset dunia, musnah karena kelalaian,” ungkap Sigit dengan penuh semangat.

Jambore Karhutla Riau 2025 ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kerja sama semua pihak. Dari edukasi masyarakat hingga simulasi penanganan kebakaran, acara ini mengajak semua elemen untuk bersatu menjaga kelestarian hutan Indonesia.

Hutan Lestari, Masa Depan Cerah

Dengan tema “Hutan Kita, Paru-Paru Dunia,” Jambore Karhutla 2025 mengingatkan bahwa menjaga hutan adalah tanggung jawab bersama. Melalui langkah nyata dan kolaborasi, Indonesia optimistis dapat meminimalkan ancaman karhutla dan mewujudkan hutan yang lestari untuk generasi mendatang.

“Indonesia bisa, kalau kita kompak,” tutup Kapolri, mengajak semua pihak untuk menjadikan semangat ini sebagai langkah nyata menuju lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Latest news

Related news

- Advertisement -