26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaNewsNasionalPedoman Sholat Gerhana Bulan Saat Pandemi

Pedoman Sholat Gerhana Bulan Saat Pandemi

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Gerhana bulan sebagian akan berlangsung pada hari ini, Jumat (19/11/2021), dimana puncaknya terjadi pada pukul 16.02 WIB, 17.02 WITA, 18.03 WIT di wilayah Papua. Lalu akhir fase penumbra dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia pukul 19.05 WIB, 20.05 WITA, 21.05 WIT.

Saat terjadinya gerhana bulan, umat muslim pun akan melaksanakan sholat gerhana bulan. Namun, dimasa pandemi Covid-19 ini, masyarakat diharapkan melakukan sholat di rumah.

- Advertisement -

Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menyusun pedoman Penyelenggaraan sholat gerhana bulan saat pandemi.

“Untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Gerhana Bulan, sekaligus upaya mencegah penyebaran virus Covid-19,” demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Jumat,(19/11/2021).

Baca Juga :

Gerhana Bulan ‘Blood Moon’ Terlama Akan Berlangsung Hari Ini

Berikut panduan penyelenggaraan sholat gerhana bulan saat pandemi:

  1. Sholat gerhana bulan di daerah yang tergolong Zona Merah dan Zona Oranye agar dilakukan di rumah masing-masing;
  2. Sholat gerhana bulan dapat diadakan di masjid atau lapangan yang berada pada daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19, baik zona hijau maupun zona kuning, yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang; Baca juga: BMKG: Maluku Alami Gerhana Bulan
  3. Dalam hal sholat gerhana bulan dilaksanakan di masjid atau lapangan, harus memperhatikan standar protokol kesehatan secara ketat dan mengindahkan ketentuan sebagai berikut:
  4. Sholat gerhana bulan dilaksanakan sesuai tuntunan syariat, juga khutbah diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir;
  5. Jemaah yang hadir tidak boleh melebihi 50% dari kapasitas tempat agar dapat menjaga jarak antar shaf dan antar jemaah;
  6. Jemaah yang hadir harus memakai masker dengan sempurna dan sesuai ketentuan yang berlaku, baik di masjid maupun di lapangan;
  7. Panitia dianjurkan menggunakan alat pengecek suhu (thermo gun) dalam rangka memastikan kondisi jemaah sehat dan menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer di setiap pintu masuk;
  8. Bagi para lansia (lanjut usia) atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri sholat gerhana bulan;
  9. Khutbah sholat gerhana bulan dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun dan syarat khutbah paling lama 10 menit;
  10. Mimbar khutbah di masid atau pun lapangan agar dilengkapi pembatas transparan antara khatib dan jemaah;
  11. Jemaah kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

Latest news

Related news

- Advertisement -