28.3 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember 2021
BerandaKesehatanWaspada! Beberapa Wilayah di Indonesia Alami Peningkatan Varian Baru Covid-19, DKI Jakarta...

Waspada! Beberapa Wilayah di Indonesia Alami Peningkatan Varian Baru Covid-19, DKI Jakarta jadi 1.327 Kasus

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Jumlah varian baru virus corona di DKI Jakarta meningkat dengan total 1.327 kasus. Selain DKI Jakarta, beberapa wilayah lain pun diketahui mengalami peningkatan kasus Covid-19.

Berdasarkan catatan Balitbangkes Kemenkes RI per 13 November, penambahan varian Delta paling tinggi dilaporkan Jawa Barat yaitu bertambah 165 kasus, DKI Jakarta 90 kasus, disusul Sulawesi Utara 86 kasus.

- Advertisement -

Sedangkan penambahan varian Beta terjadi di Jawa Barat, yakni bertambah 1 kasus. Begitu juga dengan varian Alpha, hanya Jawa Barat yang mencatat peningkatan kasus, bertambah 3 sehingga totalnya berjumlah 20.

Selain itu, pemerintah juga mewaspadai kemunculan subvarian Delta AY.4.2 yang memicu peningkatan kasus COVID-19 di Inggris. Subvarian Delta ini diyakini memiliki 10-15 persen penularan lebih tinggi ketimbang varian Delta ‘asli’.

Corona AY.4.2 yang juga disebut varian ‘Delta Plus’ sudah ditemukan di Singapura hingga Malaysia. Meski begitu, Indonesia sebenarnya memiliki 25 mutasi atau turunan dari varian Delta yang juga diwaspadai.

Bahkan, salah satu subvarian yang dominan ditemukan dan bermutasi di Indonesia yaitu Corona AY.23 sudah menyebar ke beberapa negara termasuk Singapura.

“Varian Delta B16172 masuk ke Indonesia, kemudian dia bermutasi dan itu menjadi AY.23 dan itu menjadi sublineage, varian yang sangat dominan di Indonesia, menyebar ke luar, salah satunya Singapura,” ungkap Menkes Budi Gunadi Sadikin, Sabtu (13/11/2021).

“Karena Singapura paling besar adalah AY.23 yatitu merupakan varian baru dari varian Delta,” lanjutnya.

Berikut adalah laporan terbaru Balitbangkes Kemenkes RI per 16 Oktober 2021.

Varian Delta: 4.732 kasus

  1. Aceh: 54 kasus

2. Sumatera Utara: 150 kasus

3. Sumatera Barat: 75 kasus

4. Bengkulu: 22 kasus

5. Sumatera Selatan: 59 kasus

6. Jambi: 195 kasus

7. Kepulauan Riau: 52 kasus

8. Kepulauan Bangka Belitung: 43 kasus

9. Riau: 58 kasus

10. Lampung: 6 kasus

11. Banten: 29 kasus

12. Jawa Barat: 757 kasus

13. DKI Jakarta: 1.278 kasus

14. DIY: 67 kasus

15. Jawa Timur: 85 kasus

16. Jawa Tengah: 309 kasus

17. Bali: 134 kasus

18. Nusa Tenggara Barat: 66 kasus

19. Nusa Tenggara Timur: 102 kasus

20. Kalimantan Tengah: 3 kasus

21. Kalimantan Barat: 56 kasus

22. Kalimantan Timur: 393 kasus

23. Kalimantan Utara: 70 kasus

24. Kalimantan Selatan: 126 kasus

25. Sulawesi Selatan: 24 kasus

26. Sulawesi Utara: 186 kasus

27. Sulawesi Tengah: 66 kasus

28. Sulawesi Tenggara: 20 kasus

29. Sulawesi Barat: 40

30. Gorontalo: 29 kasus

31. Maluku: 43 kasus

32. Maluku Utara: 44 kasus

33. Papua: 53 kasus

34. Papua Barat: 39 kasus

Varian Beta: 22 Kasus

  1. DKI Jakarta: 12 kasus

2. Jawa Barat: 3 kasus

3. Jawa Timur: 6 kasus

4. Bali: 1 kasus

Varian Alpha: 76 kasus

  1. Sumatera Utara: 2 kasus

2. Riau: 1 kasus

3. Sumatera Selatan: 1 kasus

4. Lampung: 1 kasus

5. Kepulauan Riau: 7 kasus

6. DKI Jakarta: 37 kasus

7. Jawa Barat: 20 kasus

8. Jawa Timur: 4 kasus

9. Jawa Tengah: 1 kasus

10. Kalimantan Selatan: 1 kasus

11. Bali: 1 kasus

Latest news

Related news

- Advertisement -