26 C
Jakarta
Sabtu, 4 Desember 2021
BerandaKesehatanGejala Kolestrol Tinggi Tak Hanya Leher Terasa Kaku, Apa Saja?

Gejala Kolestrol Tinggi Tak Hanya Leher Terasa Kaku, Apa Saja?

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Banyak masyarakat yang masih mengeluhkan penyakit kolestrol. Sebenarnya penyakit ini memiliki gejala ringan seperti leher yang terasa kaku. Namun, untuk sebagian orang kolestrol akan menjadi hal yang menyeramkan jika tidak ditangani dengan cepat.

Kolesterol adalah zat seperti lilin yang menyerupai lemak dan diproduksi oleh hati. Zat ini penting untuk pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon tertentu. Karena kolesterol adalah zat berlemak, mereka tidak larut dalam air dan tidak dapat berjalan melalui tubuh dengan sendirinya.

- Advertisement -

Kolesterol berjalan dengan diangkut melalui aliran darah dengan bantuan partikel yang dikenal sebagai lipoprotein. Oleh sebab itu setiap orang perlu memantau kadar kolesterolnya secara teratur untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan penyumbatan di pembuluh darah. Dan perlu diingat, Kadar kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun.

Melansir Medicover Hospital, leher yang terasa kaku dan menjalar hingga ke kepala bisa terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah di area sekitar kepala yang menyebabkan sakit kepala di bagian belakang.

Hal ini terjadi ketika pembuluh darah tersumbat oleh plak kolesterol. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus, maka pembuluh darah bisa pecah dan menyebabkan stroke.

Selain leher yang terasa kaku, ternyata terdapat beberapa gejala kolesterol tinggi yang patut Anda waspadai, antara lain :

  1. Nyeri di Tangan dan Kaki

Penumpukan kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah kaki dan tangan. Penumpukan kolesterol ini bisa terjadi terus menerus dan membuat tangan dan kaki terasa nyeri.

Gangguan aliran darah ke bagian tubuh tertentu membuat sensasi kesemutan di tangan dan kaki. Tingginya kadar kolesterol dalam darah membuat aliran darah menjadi kental dan mempengaruhi aliran normal darah di saraf dan menyebabkan kesemutan.

  1. Nyeri Dada di Sisi Kiri

Nyeri dada terutama di sisi kiri menandakan adanya penyumbatan pembuluh darah di sekitar jantung dan dapat menyebabkan nyeri. Terkadang, rasa sakit bahkan bisa menyebar hingga ke leher. Tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat menyebabkan nyeri dada dan juga bisa menjadi tanda serangan jantung.

3. Pegal di tengkuk/pundak

Pundak dan tengkuk terasa pegal bisa jadi karena kurangnya pasokan oksigen dan darah ke area tersebut akibat penumpukan kolesterol. Oleh karena itu, segera waspadai dan lakukan upaya untuk mengatasinya.

4. Mudah Mengantuk

Sering menguap terjadi akibat kurangnya pasokan oksigen ke otak. Sering mengantuk yang tidak wajar bisa jadi akibat penumpukan kolesterol yang menyumbat pembuluh darah sehingga pasokan oksigen ke otak tidak bisa optimal.

5. Warna Kuku berubah

Warna kuku yang tak biasanya bisa dicurigai akibat kolesterol tinggi. Terganggunya sirkulasi darah menyebabkan kuku tidak mendapat pasokan darah yang cukup sehingga akan terjadi perubahan yang bisa dikenali dengan mudah, yakni : kuku menebal dan lebih lambat pertumbuhannya.

6. Kram pada malam hari

Kram pada beberapa anggota tubuh akibat kolesterol tinggi bisa dirasakan saat malam hari setelah bangun tidur, yakni : kram pada kaki, tumit, telapak kaki dan lainnya. Rasa nyeri tersebut akan hilang dnegan sendirinya ketika Anda menggerakkan anggota tubuh.

Jika merasakan tanda-tanda di atas, segera lakukan upaya penanganan yang benar agar tidak memperburuk kondisi kesehatan Anda.

Latest news

Related news

- Advertisement -