26 C
Jakarta
Sabtu, 4 Desember 2021
BerandaNewsNusantaraMahasiswa Dibanting Polisi, Komnas HAM : Tidak Sesuai Dengan Prinsip HAM

Mahasiswa Dibanting Polisi, Komnas HAM : Tidak Sesuai Dengan Prinsip HAM

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Beberapa waktu lalu viral seorang mahasiswa yang dibanting oleh polisi saat melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati Tangerang.

Menanggapi hal ini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai aksi oknum polisi tersebut tidak sesuai dengan prinsip HAM.

- Advertisement -

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menegaskan insiden itu berpotensi melanggar HAM, tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut berpotensi melanggar protap internal polisi.

“Tindakan ini tidak sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan tentu aja ini potensial melanggar HAM. Dan juga kami yakin potensial melanggar protap internal kepolisian,” katanya kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Anam melanjutkan kejadian tersebut harus diupayakan agar tidak berulang kembali dimana pun dan untuk siapapun di seluruh Indonesia. Menurut Anam, Komnas HAM mengecam tindakan represif kepolisian tersebut.

“Kami ingatkan bahwa pak Kapolri itu juga mengatakan pendekatannya harus humanis. Kami ingatkan kembali pendekatannya harus humanis, tidak boleh represif maupun kekerasan,” lanjutnya.

Setelah peristiwa tersebut terjadi, Komnas HAM bergegas melakukan komunikasi dengan Kapolres Tangerang. Dari hasil obrolan tersebut, oknum anggota polri tengah dilakukan pemeriksaan oleh tim Divisi Propam Mabes Polri dan Polda Banten.

“Pentingnya bekerja dengan prinsip itu agar memastikan bahwa peristiwa-peristiwa di kelak kemudian hari tidak berulang kembali dna menjadi satu efek jera. Ketika ini memang ada kekerasan, ada pelanggaran kepada siapapun anggota kepolisian untuk tidak melakukan hal serupa,” tutupnya.

Sebelumnya, Mabes Polri memastikan akan melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi tersebut.

“Propam Mabes Polri turun ke Polda Banten. Anggota sedang diperiksa,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

Latest news

Related news

- Advertisement -