26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaPendidikan dan BudayaWujudkan Harapan Atas Kebangkitan Parekraf, Sandiaga Uno Beri Nama Kambing Etawa Desa...

Wujudkan Harapan Atas Kebangkitan Parekraf, Sandiaga Uno Beri Nama Kambing Etawa Desa Pandanrejo

- Advertisement -

Purworejo, IndoChannel.id – Wujudkan harapan atas kebangkitan ekonomi nasional, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menyerahkan penghargaan kepada desa terbaik se-Indonesia.

Kali ini, dirinya berlabuh di Desa Wisata Pandanrejo, Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah pada Selasa (12/10/2021).

- Advertisement -

Dalam kunjungannya Sandiaga Uno mendapatkan kesempatan untuk menamai dua ekor kambing etawa super yang menjadi unggulan Desa Wisata Pandanrejo.

Namun, tidak ingin sendirian, dirinya sepakat menamai kedua kambing berjenis kelamin jantan dan betina itu bersama Bupati Purworejo Mahsun Zain.

Mahsun Zain menamakan kambing jantan Bima, sedangkan Sandiaga Uno menamakan kambing betina ADWI.

Kedua nama yang dipilih diungkapkan Sandiaga Uno memiliki filosofi mendalam.

Bima yang merupakan tokoh pandawa yang kuat melambangkan semangat masyarakat akan pemulihan ekonomi nasional.

Sedangkan ADWI, dipilihnya berasal dari singkatan Anugerah Desa Wisata Indonesia yang menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional.

“Saya dengan Pak Bupati ini adalah kawan lama, kita kolaborasi. Tadi yang jantan Pak Bupati yang menamakan Bima, melambangkan kekuatan, sehingga harapannya Desa Pandanrejo ini dapat memperkuat ekonomi rakyat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ungkap Sandiaga Uno.

“Kalau ADWI ini adalah harapan bahwa desa wisata adalah simbol kebangkitan ekonomi nasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya turut mencanangkan Desa Wisata Pandanrejo sebagai The New Zealand Van Java.

Alasannya karena desa yang teletak di kaki Gunung Gajah itu memiliki populasi kambing yang jauh melebihi populasi warganya.

“Jumlah penduduknya hanya 1.000, tapi jumlah kambingnya 5.000. Jadi banyakan kambingnya daripada manusia,” ungkap Sandiaga Uno mengundang tawa.

Bersamaan dengan pemberian nama, dirinya turut menyerahkan satu set kendhang kepada pengelola Desa Wisata Pandanrejo.

Alat musik pukul berbentuk silinder yang dibalut kulit kambing itu dinilainya menjadi simbol pelestarian budaya bagi para generasi muda.

“Ini adalah simbol daripada pelestarian budaya kita, karena kebudayaan kita ini adalah satu daya tarik yang tidak akan pernah punah jika anak-anak muda, generasi ke depan bisa diturunkan,” ungkap Sandiaga Uno.

“Sehingga nanti menjadi daya tarik yang dapat dikenang wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Pandanrejo,” ujarnya.

Kunjungan dan penyerahan bantuan itu disambut gembira Bupati Purworejo Mahsun Zain.

Dirinya yang mewakili masyarakat Desa Pandanrejo mengucapkan terima kasih atas kehadiran Sandiaga Uno yang bisa hadir memberikan penghargaan kepada Desa Wisata Pandanrejo.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Mas Menteri yang sudah hadir. Desa Pandanrejo ini adalah desa yang cantik, tak salah jika desa ini dipilih menjadi 50 desa wisata terbaik di Indonesia,” ungkap Mahsun Zain.

“Mudah-mudahan di waktu yang akan datang ini menginspirasi desa-desa lain membuat destinasi desa wisata, tentunya yang terbaik bagi para pelancong,” ujarnya.

Kehadiran Sandiaga Uno pun dinilainya menginspirasi serta memberikan semangat kepada masyarakat untuk berusaha menjaga kearifan lokal dan mengembangkan destinasi desa wisata.

“Sekali lagi terima kasih Mas Menteri, karena kehadiran Mas Menteri memberikan semangat kepada kita semua, warga masyarakat Purworejo bahwa kita ingin meningkatkan destinasi-destinasi wisata dan produk-produk kreatif unggulan UMKM,” jelasnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -