26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaNewsNusantaraPerundungan Siswa SMP di Kota Bandung, Mang Oded : Orangtua Harus Berikan...

Perundungan Siswa SMP di Kota Bandung, Mang Oded : Orangtua Harus Berikan Perhatian Khusus pada Anaknya

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Viral aksi perundungan yang dilakukan siswa SMP di Kota Bandung.

Video yang tersebar di media sosial itu terjadi di Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Minggu (4/10/2021) lalu. Peristiwa ini terjadi karena adanya kesalahpahaman antara kedua siswa tersebut.

- Advertisement -

Kapolsek Sukasari, Kompol M Darmawan membenarkan telah terjadi aksi perundungan yang dilakukan seorang siswa SMP pada 4 Oktober lalu di Sarijadi. Pelaku dan korban diketahui merupakan teman bermain.

“Ada satu kejadian perundungan, korban dan pelaku ini masih di bawah umur. Kejadiannya pada 4 Oktober 2021, di Sarimanah, Sarijadi. Korban sama pelaku ini teman bermain,” bebernya.

Lebih lanjut Darmawan mengungkapkan awal mula peristiwa perundungan ini terjadi. Ia menjelaskan korban salah mengirim stiker kepada pelaku di aplikasi whatsapp. Pelaku merasa pesan stiker yang dikirim korban merupakan tantangan.

“Kronologisnya itu saat korban HA salah kirim stiker di Whatsapp kepada pelaku HL di mana di dalam stiker itu ada emoji mengepal tangan dan direspons oleh pelaku sebagai tantangan,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial turut menyayangkan atas terjadinya insiden tersebut. Mang Oded meminta kepada seluruh pihak agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

“Ya yang pertama seharusnya yang begitu tidak terjadi oleh karena itu Mang Oded mengimbau kepada orang tua kalau urusan budi pekerti, urusan karakter kalau di sekolah ada guru tapi tidak bisa melepaskan ke guru semua tapi tanggung jawab ada di orang tua,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Senin (11/10/2021).

Oded pun meminta seluruh orang tua siswa untuk memperhatikan dan mendampingi anak saat berkegiatan. Ia juga meminta agar peristiwa tersebut tidak terulang dan dapat dicegah oleh lingkungan sekitar.

“Saya berharap para orang tua punya perhatian khusus mendampingi anaknya jangan sampai terjadi seperti itu,” katanya.

Meski belum secara detail memahami permasalahan tersebut, ia menilai peristiwa perundungan terjadi akibat budi pekerti yang luntur.

“Saya belum tahu kasusnya seperti itu motidnya bagaimana ini adalah sebuah kasus yang terjadi tentang ahlak anak tergerus, oleh karena itu orang tua harus bertanggung jawab,” paparnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -