26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaNewsMetroKorban Begal di Duren Sawit : Dipukuli dan Disetrum

Korban Begal di Duren Sawit : Dipukuli dan Disetrum

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Aksi pembegalan makin marak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini seorang pemuda yang menjadi korban pembegalan di Kanal Banjir Timur (KBT) Duren Sawit, Jakarta Timur.

Korban Aulia Rafiqi (23) kehilangan harta benda dan korban juga mengalami kekerasan hingga trauma. Rafiqi mengaku bahwa saat dirinya hendak pulang ke Bekasi pada Rabu (6/10/2021) dini hari, Ia dipukuli dan disetrum lalu ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan.

- Advertisement -

Saat itu Ia yang sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet kawanan begal berjumlah lima orang.

“Saya mau pulang ke Bekasi waktu itu jam 12 malem. Karena saya belum tahu jalan jadi saya buka Google Maps. Bawa motornya pelan. Pas di BKT diapit sama motor,” ujarnya.

Para pelaku yang berjumlah 5 orang itu mengaku sebagai polisi dan menuduh Rafiqi pemakai narkoba.

“Saya dipaksa ngaku makai narkoba, padahal saya enggak makai, kan bingung. Terus saya dipukulin sama disterum,” ujarnya.

Saat kejadian kondisi jalanan sangat sepi sehingga Rafiqi tidak dapat meminta pertolongan. Pelaku pun akhirnya berhasil membawa kabur harta korban.

“Saya akhirnya lanjut pulang ke Bekasi, nebeng-nebeng sama orang di jalan, terus saya minta tolong habis jadi korban perampokan. Sampai saat ini saya masih trauma,” jelasnya lagi.

Menurut Rafiqi, para pelaku masih berusia belasan tahun. Hal itu berdasarkan pengamatannya saat kejadian.

“Sekitar umuran 18 tahun karena saya lihat dari wajah pelaku itu rata-rata masih muda semua,” katanya.

Kendati masih muda, namun para pelaku seperti seorang profesional saat melancarkan aksinya. Bagaimana tidak, sebelum membawa kabur motor, ponsel hingga uang tunai korban, pelaku sempat menuduh Rafiqi memakai narkoba dan pelaku mengaku sebagai anggota polisi.

 

Latest news

Related news

- Advertisement -