26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaPendidikan dan BudayaLagi Berkunjung ke Papua? Jangan Lewatkan Makanan Khas Yang Unik Ini

Lagi Berkunjung ke Papua? Jangan Lewatkan Makanan Khas Yang Unik Ini

- Advertisement -

Papua, IndoChannel.id – Papua dipercaya menjadi saksi perjuangan Atlet Indonesia dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20. Hal ini justru membuat orang semakin ingin mengetahui tentang Papua.

Tak diragukan lagi pesona keindahan wisata yang begitu melimpah di tanah Papua. Mulai dari pantai, pegunungan, hingga makanan khas Papua yang unik.

- Advertisement -

Baca Juga :

Klasemen Sementara PON XX Papua 2021 : DKI Jakarta dan Jawa Barat Saling Mengejar di Posisi Pertama

Untuk kamu yang sedang berkunjung ke Papua, jangan lupakan makanan khas yang dimiliki Papua, antara lain :

  1. Papeda

Bicara makanan khas Papua, maka tak lengkap rasanya jika tidak menautkan papeda. Menurut keterangan dalam jurnal Melanesia bertajuk ‘Sagu Sebagai Makanan Rakyat dan Sumber Informasi Budaya Masyarakat Inanwatan: Kajian Folklore non Lisan’, papeda memiliki bentuk seperti gel.

Papeda dibuat dengan cara memanaskan suspensi aci sagu hingga terbentuk gelatanisasi. Setelah itu, aci sagu diaduk dengan sedikit campuran air dingin hingga cukup kental.

Suspensi itu kemudian disiram dengan air panas sembari diaduk hingga mengental. Makanan ini biasanya disantap dengan didampingi lauk, seperti ikan, kelapa, sayuran, daging dan lainnya.

  1. Udang Selingkuh

Hidangan lain yang identik dengan Papua adalah udang selingkuh. Biasanya, makanan ini ditemui di Wamena. Udang selingkuh, adalah jenis udang yang berhabitat di sungai Baliem.

Hewan ini diberi nama udang selingkuh, lantaran capit yang dimilikinya serupa dengan kepiting. Cerita yang beredar di masyarakat, udang ini adalah hasil perselingkuhan antara udang dengan kepiting.

Biasanya udang ini diambil langsung oleh masyarakat sekitar dan dijual ke pasar. Konsumennya adalah mereka yang memiliki usaha restoran dan rumah makan, untuk selanjutnya diolah.

Udang selingkuh umumnya diolah dengan cara digoreng atau direbus. Akan tetapi, masyarakat setempat juga gemar mengolah udang ini dengan bumbu saus asam manis. Udang selingkuh memiliki rasa daging yang menyerupai lobster. Sementara itu, hampir seluruh bagian tubuhnya bisa dimakan, kecuali kepala.

  1. Sate Ulat Sagu

Makanan asli Papua lain yang bisa dicicipi oleh atlet ataupun wisatawan saat perhelatan PON adalah sate ulat sagu. Seperti namanya, sate ini memang berbahan dasar ulat sagu.

Masyarakat mendapatkan ulat sagu dari pohon sagu yang dipotong dan dibiarkan membusuk. Makanan ini rupanya kaya akan protein dan sangat dianjurkan dimakan oleh para penderita diabetes. Selain disate, ulat sagu bisa disantap pula dengan cara digoreng.

Awalnya, ulat sagu dimakan oleh suku Kamoro dalam acara pemberian nama anak laki-laki yang baru saja lahir. Ulat sagu dihidangkan dengan kerang dan campuran tepung sagu, serta dibungkus dengan daun sagu berukuran cukup panjang.

Latest news

Related news

- Advertisement -