26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaNewsPria Masturbasi di Jalanan Kota Bandung, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan

Pria Masturbasi di Jalanan Kota Bandung, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Video viral kembali tersebar di media sosial. Video ini memperlihatkan aksi seorang pria yang melakukan onani di sepeda motornya, Kamis (16/9/2021) di Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Pria ini melakukan perbuatan tidak terpuji itu di depan sekolah dasar. Dia tampak melirik ke sejumlah arah, terlihat juga cairan berwarna putih memancar dari balik tangannya.

- Advertisement -

Seorang saksi yang juga merupakan perekam video tersebut, menceritakan kembali peristiwa yang dilihatnya.

“Saya kemarin mau menjemput anak sekolah, tadinya mau nyebrang, pas mau nyebrang dia melihat saya. Saya kira ‘kepunyaan’ dia enggak dikeluarin gitu, jadi takut enggak jadi nyebrang,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).

Wanita ini mengaku kaget melihat reaksi dari pria tersebut, ia lekas menelepon suaminya karena takut melihat aksi tak wajar tersebut.

“Suami saya kan kerja, kata suami bilang ke satpam, atau videokan dulu biar ada bukti. Saya videokan, dan pas mau bilang ke satpam sudah kabur lagi, tapi sudah diberikan ke pihak sekolah takutnya ke anak-anak kan,” sambungnya lagi.

Ia menyebut peristiwa ini baru pertama kali, menurutnya apa yang dilakukan oleh orang tersebut sudah keterlaluan.

“Harapan semoga enggak ada yang kaya gitu lagi, kasihan kalau dilihat sama anak kecil. Saya pengennya ditangkap karena itu pelecehan banget,” pungkasnya.

Menanggapi peristiwa tersebut, polisi langsung memburu pria yang melakukan aksi cabul di tempat umum di Kota Bandung.

Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Septa Firmansyah menyatakan, akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku yang membuat resah tersebut.

“Sedang kita selidiki, jika dapat akan kita tindak tegas,” ujar Septa.

Lanjut Septa, hingga saat ini motif pelaku masih dalam penyelidikan dan sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat yang menjadi korban.

“Motif masih diselidiki, sampai saat ini belum ada korban yang melapor,” tutupnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -