26 C
Jakarta
Rabu, 27 Oktober 2021
BerandaNewsDisahkannya Perda KPJ, Masalah Lingkungan di Jatinangor Perlu Perhatian Khusus

Disahkannya Perda KPJ, Masalah Lingkungan di Jatinangor Perlu Perhatian Khusus

- Advertisement -

Sumedang, IndoChannel.id– Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Kawasan Perkotaan Jatinangor (PKPJ) yang bergulir sejak tahun 2000 akhirnya disahkan menjadi perda (Peraturan Daerah) melalui rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumedang Rabu (15/9).

Dibalik pengesahan Perda KPJ ada yang tidak kalah pentingnya adalah masalah lingkungan khususnya di Jatinangor, ujar Ade Rahmat salah seorang tokoh masyarakat Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

- Advertisement -

Ade Rahmat menjelaskan pembangunan kantor, hotel, apartemen hingga mall di kawasan Jatinangor cukup berdampak pada lingkungan. “Drainase menjadi persoalan yang perlu diselesaikan bersama oleh semua pihak” kata Ade kepada wartawan di Cikeuruh Jum’at (17/9/21).

Persoalan saluran air yang tidak tertata belum terlihat ada penanganan untuk meminimalisir dampak bencana alam terutama longsor dan banjir apalagi sekarang menghadapi musim penghujan,”papar Ade.

Sementara itu, melihat banyaknya pembangunan gedung-gedung besar di Jatinangor, Ade berpesan supaya pihak pemerintah pun jangan terlalu mudah memeberikan izin.

“Kalau terus menerus lahan kosong, ruang hijau dijadikan pembangunan tidak akan ada serapan air, ditambah saluran drainase yang kurang baik otomatis bencana banjir sulit dihindari”, jelas Ade.

Ade menegaskan, untuk polemik lingkungan di wilayah Kecamatan Jatinangor bukan hal sepele yang dapat dipandang sebelah mata.

“Khususnya mengenai lingkungan, Ini harus jadi perhatian, soalnya kalau terus dibiarkan ketika hujan kecil saja air dari selokan itu akan naik, banjir,”ujarnya.

Ade berharap supaya pihak pemerintah dapat menjadikan polemik lingkungan di wilayah Jatinangor sebagai prioritas.

Kordinasi antara pemerintah bersama pihak pengusaha itu penting, kemudian tokoh, organisasi dan masyarakat juga perlu dilibatkan dalam penanganan masalah lingkungan dan itu sangat dinantikan eksekusinya,” ujar ade.

Latest news

Related news

- Advertisement -