Bandung, IndoChannel.id – Musim hujan mulai menghampiri beberapa wilayah di Indonesia. Selain banjir, masyarakat juga harus waspada dengan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Jangan sampai masyarakat terlena karena adanya pandemi Covid-19, munculnya penyakit DBD menjadi terabaikan. Padahal, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegpypti ini pun masuk dalam kategori berbahaya.
Maka dari itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman berbagai penyakit, terutama DBD. Salah satu cara mencegah DBD yakni dengan menerapkan 3M Plus.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam unggahannya di akun Instagram, Kamis (16/9/2021), merinci bagaimana cara menerapkan 3M Plus untuk mencegah DBD di lingkungan rumah. Antara lain sebagai berikut:
- Menguras tempat penampungan air. Jangan lupa bersihkan dinding penampungan air juga, sebab pada bagian itu juga telur nyamuk biasa menempel.
- Menutup rapat tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Salah satunya membalik pot-pot bunga agar tidak menimbulkan genangan air yang menjadi tempat bagi nyamuk untuk bertelur.
- Memanfaatkan kembali atau daur ulang limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.
Adapun upaya pencegahan tambahan (plus) lainnya adalah:
- Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
- Obat anti-nyamuk.
- Memberikan larvasida pada penampungan air.
- Menanam tanaman pengusir nyamuk.

