25.1 C
Jakarta
Senin, 20 September 2021
BerandaNews41 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Belum Disuntikkan ke Masyarakat

41 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Belum Disuntikkan ke Masyarakat

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Banyaknya masyarakat Indonesia yang melakukan vaksinasi tentunya membuat pemerintah harus memiliki stok vaksin yang memadai. Tak hanya di satu daerah saja, namun pemerintah harus memenuhi stok dosis vaksin ke seluruh pelosok Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan terdapat 41 juta dosis vaksin yang belum disuntikkan.

- Advertisement -

“Dalam kaitannya dengan vaksinasi, data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan ada 41 juta dosis vaksin yang saat ini ada pada stok Provinsi dan Kabupaten atau Kota yang belum disuntikkan,” kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (13/9/2021).

Menurut Luhut, di masa pandemi ini masyarakat harus mendapatkan vaksin sebagai salah satu proses transisi untuk hidup bersama Covid-19.

“Masih banyak juga yang belum disuntikan, atau yang belum dapat vaksin oleh karena itu, sebagai salah satu proses transisi untuk hidup bersama covid-19, telah diputuskan untuk memasukkan indikator cakupan vaksinasi,” tambahnya.

Luhut juga menyampaikan cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 50% dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 40%, sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 3 ke level 2.

“Cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 70% dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60% sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 2 ke level 1.Untuk kota-kota yang saat ini berada pada level 2, akan diberikan waktu selama 2 minggu untuk dapat mengejar target,” paparnya.

Ia menyebut jika wilayah tersebut tidak bisa menambah cakupan vaksinasi maka akan dinaikkan statusnya ke level 3.

“Pencapaian target cakupan vaksinasi yang disebutkan diatas sangat penting mengingat vaksin sudah terbukti melindungi kita. Oleh karena itu, target vaksinasi yang tinggi sebegai salah satu kunci utama dalam fase Hidup Bersama Covid,” bebernya.

Latest news

Related news

- Advertisement -