32.9 C
Jakarta
Sabtu, 23 Oktober 2021
BerandaHeadlinePeringati Hari Olahraga Nasional, Ini Tips Tetap Sehat Meski Olahraga di Rumah

Peringati Hari Olahraga Nasional, Ini Tips Tetap Sehat Meski Olahraga di Rumah

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Indonesia tengah memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) tepat hari ini, Kamis 9 September 2021. Dimasa pandemi ini, kita memang sulit untuk berolahraga karena terhalang dengan aturan pemerintah mengenai pembatasan mobilitas. Namun, sebagai manusia tentu kita juga perlu untuk melakukan olahraga meskipun hanya di rumah saja.

Rutin berolahraga dapat meningkatkan kesehatan sehingga imunitas tubuh akan tetap terjaga. Ini semua yang harus dimiliki setiap orang pada saat pandemi Covid-19.

- Advertisement -

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika berolahraga di rumah agar kamu tidak mengalami cedera hingga tidak menyebabkan efek lainnya pada tubuh kita. Jangan sampai tadinya tubuh ingin sehat, justru menjadi sakit karena berolahraga.

Dokter saraf, Dewanta Sembiring dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), mengatakan jika ingin melakukan olahraga di rumah, hal pertama yang tidak boleh ketinggalan ialah pemanasan sebelum berolahraga.

Pakailah baju dan sepatu yang nyaman agar tidak cedera. Dan intensitas jangan berlebihan, lakukan secara perlahan.

“Saya dokter saraf menganjurkan pasien untuk olahraga 30 menit dengan intesitas sedang. Ulang 3-5x seminggu. Jangan terlalu diforsir, naikan intesitas secara perlahan,” ujarnya dalam acara virtual FWD Hospital Care Protection.

Ia mengatakan contoh olahraga dengan intesintas sedang seperti, jalan cepat, bersepeda, dan berenang.

Lalu berapa kali dalam seminggu kita harus berolahraga?

Waktu ideal dan durasi olahraga dapat ditentukan berdasarkan tujuan yang akan dicapai. Menurut WHO, untuk olahraga dengan intensitas menengah bisa dilakukan mulai dari 75-150 menit per minggu, sedangkan olahraga berintensitas rendah bisa dilakukan mulai dari 150-300 menit per minggu.

Pendiri Fitnest.id sekaligus Women Fitness Specialist, Marcellina Leonora menganjurkan, bila ingin menjaga kesehatan tubuh dapat berolahraga selama 30 menit setiap hari dengan jangka waktu sebanyak tiga kali seminggu, yang disesuaikan dengan kesibukan masing-masing.

Akan tetapi, jika memiliki tujuan yang lebih spesifik, seperti ingin memperdalam olahraga tertentu, mengurangi berat badan, dan membentuk otot-otot di tubuh, maka perlu waktu yang lebih lama serta intensitas latihan yang lebih tinggi.

“Berolahraga itu bisa menyesuaikan dengan waktu kosong yang kita miliki. Namun, ketika berolahraga di sore dan malam hari, saya menyarankan untuk melakukan olahraga yang lebih santai dan tidak terlalu intens karena dapat meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh, sehingga kita akan sulit tidur,” kata Leony.

Untuk pemula dan jarang berolahraga, usahakan tidak melakukan gerakan-gerakan yang tidak terlalu dinamis. Sebab, hal ini akan membuat seseorang kehabisan napas dan kehilangan fokus.

“Variasi gerakan yang dilakukan bisa mengikuti seven foundational movement patterns, yaitu gerakan push, pull, squat, lunge, hinge, rotation, dan gait,” ujar Leony.

Lanjut Leony, selain berolahraga, seseorang juga perlu menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Setiap orang memiliki kebutuhan minum yang berbeda, tergantung dari berat badan.

Perhitungannya adalah 30ml x berat badan, dan hasilnya adalah kebutuhan minum kita setiap harinya. Selain itu, tidur yang cukup dan teratur juga sangat diperlukan, terutama dalam kondisi seperti sekarang.

“Tidur berkualitas dalam waktu selama enam hingga tujuh jam, tanpa terganggu. Kemudian bisa dilengkapi dengan menyantap makanan yang padat nutrisi, terutama makronutrisi yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak,” kata Leony.

Latest news

Related news

- Advertisement -