32.1 C
Jakarta
Sabtu, 23 Oktober 2021
BerandaHeadlineData Pribadi Jokowi Bocor, 3 Lembaga Negara Langsung Turun Tangan

Data Pribadi Jokowi Bocor, 3 Lembaga Negara Langsung Turun Tangan

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Secara mengejutkan, sertifikat Presiden Joko Widodo tersebar luas di media sosial. Entah bermula darimana sehingga hal ini dapat terjadi.

Menanggapi hal tersebut, lembaga terkait telah melakukan pembenahan untuk melindungi data pribadi di sistem PeduliLindungi.

- Advertisement -

Lembaga negara tersebut adalah Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatikan serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Kementerian Kesehatan, BSSN, dan Kementerian Kominfo melakukan tata kelola perlindungan data dan keamanan Sistem PeduliLindungi sesuai tugas dan fungsi yang diampu,” Pernyataan tertulis bersama tiga lembaga negara ini, Jumat (3/9).

Kemenkes disebut sebagai wali data, bertanggung jawab agar pemanfaatan data pada Sistem Pedulilindungi yang terintegrasi dengan Pusat Data Nasional (PDN) sesuai dengan peraturan perundangan sebagaimana diatur oleh PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) serta Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Inisiatif Satu Data Indonesia.

Sedangkan, BSSN sebagai Lembaga yang berwenang untuk melaksanakan kebijakan teknis keamanan siber bertanggungjawab untuk melakukan pemulihan, dan manajemen risiko keamanan siber Sistem Elektronik sesuai amanat PP PSTE dan Pepres No. 28 Tahun 2021 tentang BSSN.

“Lementerian Kominfo selaku regulator, penyedia infrastruktur PDN, serta pemberi sanksi terhadap pelanggaran prinsip pelindungan data pribadi akan melakukan langkah strategis pemutakhiran tata kelola data Sistem Pedulilindungi”.

Dalam keterangan tersebut dinyatakan akses oleh pihak-pihak tertentu terhadap sertifikat vaksin Presiden Jokowi dilakukan menggunakan fitur pemeriksaan Sertifikat Vaksinasi COVID-19 pada aplikasi PeduliLindungi.

Mereka menyebut, sertifikat itu diakses menggunakan sejumlah data Jokowi yang sebelumnya ada di situs resmi Komisi Pemilihah Umum (KPU). Data-data itu meliputi Nomor Identitas Kependudukan (NIK) dan tanggal lahir.

“Informasi NIK Bapak Presiden Joko Widodo telah terlebih dahulu tersedia pada situs KPU. Informasi tanggal vaksinasi Bapak Presiden Joko Widodo dapat ditemukan dalam pemberitaan media massa”.

Saat ini pemerintah disebut telah meningkatkan keamanan di situs PeduliLindungi. Melalui Kominfo, pemerintah melakukan migrasi Sistem PeduliLindungi ke Pusat Data Nasional (PDN) pada 28 Agustus 2021 pukul 14.00 WIB.

Migrasi tersebut meliputi migrasi sistem, layanan aplikasi, dan juga database aplikasi Pedulilindungi. Migrasi turut dilakukan terhadap Sistem Aplikasi SiLacak dan Sistem Aplikasi PCare.

“Pemerintah terus mengawasi keseriusan seluruh pengelola dan wali data untuk menjaga keamanan Sistem Elektronik dan Data Pribadi yang dikelolanya, baik dalam hal teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia”.

Atas kejadian ini, pemerintah meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak tepat terkait sistem PeduliLindungi. Pemerintah juga berharap masyarakat tetap mengunduh dan tetap memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi untuk mendukung aktivitas masyarakat dalam masa pandemi Covid-19.

Latest news

Related news

- Advertisement -