32.9 C
Jakarta
Sabtu, 23 Oktober 2021
BerandaNewsPuan : DPR Tampung Aspirasi Rakyat Seluas-luasnya Dalam Penyusunan UU

Puan : DPR Tampung Aspirasi Rakyat Seluas-luasnya Dalam Penyusunan UU

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Di tengah tantangan Pandemi Covid-19, DPR RI memastikan tetap akan bekerja maksimal dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Terkait penyusunan RUU, Ketua DPR RI mengingatkan agar alat kelengkapan dewan (AKD) DPR menampung aspirasi rakyat seluas-luasnya.

“Saya sebagai pimpinan DPR menyampaikan agar setiap masukan, pandangan, kemudian aspirasi dari masyarakat itu memang harus dibuka, ditampung seluas-luasnya dalam pembahasan RUU,” kata Puan dalam konferensi pers usai Rapat Paripurna Peringatan HUT ke-76 DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/9/2021).

- Advertisement -

Dalam konferensi pers, Puan didampingi 4 Wakil Ketua DPR yakni Azis Syamsuddin, Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel dan Muhaimin Iskandar. Selain itu, 9 Ketua Fraksi DPR RI juga ikut hadir.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI pertama ini mengatakan, masukan publik yang berasal dari berbagai elemen bangsa penting dalam penyusunan RUU. Dengan begitu, kata Puan, produk legislasi telah mengakomodir seluruh aspirasi rakyat.

“Sehingga kita mendapatkan masukan dan aspirasi serta pendapat masyarakat yang bisa dipertanggungjawabkan untuk kepentingan RUU tersebut sesuai dengan hukum-hukum dan norma-norma yang berlaku,” jelasnya.

Untuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah Tahun 2020-2024, DPR bersama Pemerintah telah menyepakati target 246 RUU. Kemudian ada 33 RUU yang ditargetkan dalam Prolegnas Prioritas Tahun 2021.

Mengenai target penyelesaian, Puan mengatakan hal tersebut tergantung dinamika di lapangan. Apalagi pembatasan mobilitas masih banyak terjadi menyusul masih adanya Pandemi Covid-19.

“Namun kinerja pembahasan legislasi itu juga harus bersama-sama dengan pemerintah. Jadi memang hal-hal yang terkait dengan hal tersebut harus bisa disinergikan bersama dengan pemerintah,” sebut Puan.

Terlepas dari hal itu, DPR RI dipastikan akan tetap optimal dalam menjalankan tugas legislasi, serta pengawasan dan anggaran. Puan pun mengingatkan para Anggota DPR untuk memperhatikan penerapan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas-tugas tersebut.

“Dengan tantangan Pandemi Covid-19 ini, semua hal tersebut tetap harus kita laksanakan, tentu saja dengan menjaga protokol kesehatan yang ketat,” ungkap mantan Menko PMK ini.

“Menerapkan pembatasan kehadiran 20% di setiap komisi dan AKD, dan lain-lainnya, sementara sisanya bisa mengikuti lewat virtual karena tentu saja keselamatan, keamanan, dan kesehatan itu menjadi penting juga,” sambung Puan.

Dalam Sidang Bersama DPR RI-DPD RI beberapa waktu lalu, Puan sempat mengungkap ada 7 RUU yang dikebut DPR untuk penyelesaian pembahasan tingkat I. Diharapkan penyelesaian pembahasan tingkat I untuk 7 RUU itu bisa selesai di masa sidang ini.

Adapun RUU yang dimaksud Puan adalah Rancangan Undang Undang tentang Perlindungan Data Pribadi, Rancangan Undang Undang tentang Penanggulangan Bencana, Rancangan Undang Undang tentang Perubahan Kelima atas Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Kemudian Rancangan Undang Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Rancangan Undang Undang tentang Jalan, Rancangan Undang Undang tentang Badan Usaha Milik Desa, dan Rancangan Undang Undang tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Latest news

Related news

- Advertisement -