25.1 C
Jakarta
Senin, 20 September 2021
BerandaKesehatanSejuta Manfaat Habbatussauda, Dapat Digunakan Sebagai Obat Covid-19?

Sejuta Manfaat Habbatussauda, Dapat Digunakan Sebagai Obat Covid-19?

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Habbatussauda adalah salah satu dari sekian banyak obat herbal yang berasal dari tumbuhan. Kini, Habbatussauda telah dipercaya oleh masyarakat luas untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Habbatussauda atau minyak jintan hitam berasal dari biji bunga Nigella sativa. Mereka pada umumnya hidup di tanah Asia bagian Selatan dan Barat. Sudah berabad-abad lamanya, tumbuhan yang satu ini terkenal akan manfaat kesehatannya.

- Advertisement -

Habbatussauda pertama kali diteliti oleh Ibnu Sina, ilmuwan Persia yang dianggap sebagai salah satu pemikir dan penulis paling terkenal dari Zaman Keemasan Islam, dalam jurnal medisnya Canon of Medicine. Ibnu Sina menulis bahwa biji jintan hitam ini bermanfaat sebagai pengobatan sesak napas, baik karena gejala asma atau karena masalah pernapasan lainnya.

Selain itu, menurut Ibnu Sina ada banyak khasiat yang dibawa oleh obat herbal Timur Tengah tersebut. Penelitian modern pun turut membuktikan apakah benar ia dapat menyembuhkan segala penyakit kecuali kematian. Mau tahu?

Habbatussauda juga menjadi obat yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis, Rasulullah menganjurkan beberapa obat dan jaminan kesembuhannya. Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda, “Kesembuhan itu ada dalam tiga hal, minum madu, bekam, dan kay (sundutan api). Aku melarang umatku berobat dengan kay.” (HR Al-Bukhari).

Dari ‘Aisyah, Nabi bersabda, “Sungguh dalam habbatus sauda itu terdapat penyembuh segala penyakit, kecuali as-sam.” Aisyah pun bertanya, “Apakah as-sam itu?” Beliau menjawab, “Kematian.” (HR Bukhari).

Ibnu Abbas berkata, seseorang berdiri di hadapan Rasulullah kemudian bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah obat itu berguna terhadap takdir?” Rasulullah kemudian bersabda, “Obat termasuk bagian dari takdir. Obat bermanfat kepada siapa yang Allah kehendaki sesuai yang Allah kehendaki.”

Apa itu habbatussauda?

Sejatinya, habbatussauda adalah biji jintan hitam yang berasal dari tanaman berbunga tahunan bernama Nigella sativa dari keluarga Ranunculaceae, tanaman asli Asia Selatan dan Asia Barat.

Di negara asalnya, jintan hitam sering digunakan sebagai bumbu penyedap dan pengawet alami untuk masakan India dan Timur Tengah. Jintan hitam memiliki rasa dan aroma khas pahit-pedas seperti kombinasi bawang merah, lada hitam, dan oregano.

Secara ilmiah, habbatus sauda terbukti mampu mengaktifkan kekebalan spesifik karena mampu meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel T penekan, dan sel pembunuh alami. Kandungan aktif habbatus sauda, yakni thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ), dan thymol (THY).

Lalu apa saja manfaat Habbatussauda untuk kesehatan?

Dikutip dari Healthline, terdapat beberapa manfaat habbatussauda bagi kesehatan dan kecantikan yang tidak perlu diragukan lagi

  1. Mengurangi tekanan darah tinggi

Mengonsumsi habbatussauda selama dua bulan telah terbukti mengurangi tekanan darah tinggi, pada orang yang tekanan darahnya meningkat.

  1. Menurunkan kolestrol tinggi

Habbatussauda tinggi dengan asam lemak sehat yang dapat membantu menjaga kadar kolestrol sehat.

  1. Memperbaiki gejala rheumatoid arthritis

Mengonsumsi habbatussauda dapat membantu mengurangi gejala rheumatoid arthritis inflamasi.

  1. Mengurangi gejala asma

Efek anti-inflamasi dari habbatussauda dapat meluas hingga memperbaiki gejala asma, ini dapat mengurangi peradangan di saluran pernapasan dan dapat membantu gejala bronkitis.

  1. Mengurangi sakit perut

Mengonsumsi habbatussauda dapat meredakan sakit perut dan kram. Manfaat habbatussauda juga dapat membantu mengurangi gas dalam perut, perut kembung dan tumbuhnya bisul.

  1. Mengurangi timbulnya jerawat

Dalam jurnal Dermatology & Dermatologic Surgery, mengoleskan pelembab yang mengandung habbatussauda secara rutin dapat mengurangi timbulnya jerawat.

  1. Melembabkan rambut

Habbatussauda dapat dioleskan ke rambut untuk melembutkan dan membuatnya bersinar.

  1. Psoriasis

Menggunakan habbatussauda pada kulit juga telah terbukti mengurangi timbulnya plak akibat psoriasis.

  1. Melembutkan kulit

Habbatussauda telah ditambahkan ke minyak pelembab untuk meningkatkan kelembapan dan hidrasi kulit.

  1. Menyembuhkan luka

Mengaplikasikan habbatussauda juga telah terbukti mengurangi peradangan dan keberadaan bakteri untuk membantu penyembuhan luka, walaupun habbatussauda tidak membantu dalam menumbuhkan serat kolagen baru, namun manfaat habbatussauda dapat merangsang kulit baru yang sehat.

Habbatussauda dapat dijadikan sebagai obat Covid-19?

Sebuah studi terbaru yang dipimpin oleh tim peneliti di University of Technology di Sydney, Australia menunjukkan bahwa habbatussauda (Nigella sativa) dapat digunakan sebagai salah satu pengobatan untuk infeksi virus corona jenis baru (Covid-19). Tim peneliti mencatat thymoquinone, kandungan utama dalam habbatussauda berperan penting untuk pengobatan penyakit inflamasi dan infeksi.

Studi tersebut dimuat dalam jurnal Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology. Untuk laporannya, peneliti memberi judul “Peran Thymoquinone, Bahan Aktif Utama Nigella Sativa dalam Pengobatan Penyakit Inflamasi dan Infeksi”.

Prof Kaneez Fatima Shad dari University of Technology di Sydney mengatakan, ada bukti yang berkembang dari studi pemodelan bahwa thymoquinone, bahan aktif habbatussauda dapat menempel pada protein lonjakan SARS-CoV-2. Thymoquinone kemudian menghentikan virus yang menyebabkan infeksi paru-paru dan juga dapat memblokir badai sitokin yang memengaruhi pasien dengan gejala Covid-19 yang parah.

Menurut laporan laman dari India, Hindu Post, thymoquinone telah lama dipelajari secara ekstensif di laboratorium. Penelitian pada hewan juga telah dilakukan.

Aneka studi bahkan telah menunjukkan thymoquinone dapat memoderasi sistem kekebalan tubuh dengan cara mencegah pelepasan bahan kimia pro-inflamasi, seperti interleukin. Itulah yang membuat thymoquinone tampak berpotensi menjadi pengobatan untuk kondisi alergi, seperti asma, eksim, kondisi arthritis termasuk rheumatoid dan osteoarthritis, dan bahkan mungkin multiple sclerosis.

Studi di Australia merinci mekanisme aksi habbatussauda dan thymoquinone dan bagaimana mereka menjadi pengobatan masa depan yang menjanjikan untuk infeksi Covid-19. Ada banyak hambatan untuk pengembangan Nigella sativa sebagai agen terapi sebagian besar karena penyerapan gastrointestinal alami yang buruk.

“Kemajuan dalam pengembangan farmakologi, seperti nanoteknologi, berpeluang mengatasi hambatan ini hingga memungkinkan penggunaannya sebagai obat oral yang efektif,” kata Dr Wissam Soubra, salah satu penulis dalam studi tersebut.

Menurut Dr Soubra, thymoquinone dari habbatussauda belum lama ini juga berhasil diberikan kepada pasien sebagai semprotan hidung dan sediaan topikal.

Latest news

Related news

- Advertisement -