25.1 C
Jakarta
Senin, 20 September 2021
BerandaShowbizAkibat Tak Mengindahkan Norma dan Budaya Indonesia, Dinar Candy Terancam Hukuman 10...

Akibat Tak Mengindahkan Norma dan Budaya Indonesia, Dinar Candy Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Dinar Candy telah membuat heboh masyarakat. Betapa tidak, Ia melakukan aksi turun ke jalan dengan menggunakan bikini, Rabu (3/8).

Atas aksinya ini, Dinar harus rela ditetapkan sebagai tersangka terkait tindak pornografi dan dikenakan Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara dan atau denda Rp5 miliar.

- Advertisement -

“Setelah kita melakukan pemeriksaan secara mendalam, maka kita tetapkan saudari DC sebagai tersangka. Di mana dirinya kita sangkakan pelanggaraan atas dugaan tindak pidana pornografi sebagaimana tercantum dalam Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008, ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp 5 miliar,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah.

Azis menyebut, penetapan tersangka kepada sang DJ itu diambil setelah pihaknya melakukan gelar perkara dan memeriksa saksi-saksi. Polisi menyatakan terdapat unsur pidana sehingga Dinar akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah kita melalui tahap penyelidikan dan mengumpulkan beberapa keterangan saksi. Dari penyelidikan dari hasil tersebut kita tingkatkan ke status penyidikan. Kelengkapan bukti-bukti pasti ada (saksi lain). Pertama karena menggunakan media sosial, karena menggunakan HP kemudian ada saksi di TKP tidak hanya dari pihak saudari DC kan ada, kemudian ada keterangan ahli, baik ahli di bidang kesusilaan kemudian budaya dan lain sebagainya,” tegasnya.

Baca Juga :

Protes PPKM Diperpanjang, Dinar Candy Berbikini di Jalan Menuai Kontroversi

Dinar Candy dianggap telah melanggar norma etika, budaya dan agama.

“Apapun yang dilakukan, Indonesia punya norma, etika, budaya, dan agama. Nah, tindakan yang bersangkutan ini tidak mengindahkan norma dan budaya,” kata Azis, Jumat (6/8).

Namun, meski statusnya sebagai tersangka, Dinar sendiri tidak akan menjalani penahanan.

“Untuk sementara yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan. Namun demikian, beberapa barang bukti yang dipakai oleh Dinar Candy dalam aksi tersebut telah kita sita,” tandasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Dinar Candy, Acong Latif menuturkan aksi Dinar merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah yang memperpanjang PPKM.

“Dinar hanya menyampaikan aspirasi dengan gayanya dia. Kalau mahasiswa mungkin pakai jas almamater. Nah, karena dia DJ jadi penyampaiannya sesuai dengan gaya dia,” ucap Acong.

Latest news

Related news

- Advertisement -