31.2 C
Jakarta
Jumat, 18 Juni 2021
BerandaHeadlinePeringati HUT Pahlawan Mahasiswa Papua-Papua Barat Serukan Lanjut Otsus Jilid II

Peringati HUT Pahlawan Mahasiswa Papua-Papua Barat Serukan Lanjut Otsus Jilid II

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id  –  Mahasiswa Papua dan pemuda Papua Barat berpartisipasi melaksanakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, yang jatuh pada tanggal 10 November 2020, di Bunderan HI, Menteng, Jakarta Pusat.

Para mahasiswa tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Papua Barat, membagikan bunga di sekitar lokasi kegiatan dan menyampaikan pesan-pesan moral sebagai upaya merefleksikan diri serta mengenang jasa para pahlawan.

- Advertisement -

“Karena selama ini hampir tidak pernah ada kegiatan yang melibatkan mahasiswa Papua dalam memperingati hari pahlawan Nasional, padahal  pahlawan Nasional asal Papua juga turut memberikan kontribusi besar terhadap negara melalui sejarah pembebasan irian barat masuk dalam pangkuan Ibu Pertiwi,” kata Kordinator kegiatan Ujang Rahmat Mokan kepada wartawan, Rabu (11/10/2020).

Menurut Ujang  para pahlawan Nasional Indonesia asal Papua di antaranya Frans Kaisiepo, Johannes Abraham Dimara, Silas Papare dan Marthen Indey. Peran mereka meski dikenang sebagai wujud penghormatan atas jasa-jasanya terhadap NKRI.

“Hal ini sebagai bukti pengakuan mahasiswa Papua dan Papua Barat terhadap pahlawan Nasional Indonesia yang berjuang untuk memperjuangkan kedaulatan negara Indonesia dari tangan penjajah,” tandasnya.

Sementara itu, Nofianto Patiran, sebagai Jendral Lapangan, mengatakan para mahasiswa tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Papua Barat, pada kesempatan ini juga menyampaikan dukungan terhadap pemerintah agar melanjutkan Kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua Jilid II, karena dianggap mampu mensejahterakan masyarakat di Bumi Cenderawasih.

Mengingat sejak awal, kehadiran Otsus Papua merupakan sebuah tuntutan orang Papua yang merasa tertinggal dari berbagai aspek.
“Memberikan dukungan Otsus Papua Jilid II dilanjutkan, dengan mempertimbangkan aspek pendidikan & kesejahteraan Masyarakat Papua,” tutupnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -