31.2 C
Jakarta
Jumat, 18 Juni 2021
BerandaHeadlineCegah Kluster Pilkada, Kapolri Keluarkan Maklumat

Cegah Kluster Pilkada, Kapolri Keluarkan Maklumat

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Kapolri Jendral Idham Azis keluarkan maklumat terkait penindakan tegas terhadap peserta dan pendukung pilkada serentak 2020 yang tidak patuh menerapkan protokol kesehatan segai upaya pencehahan penyebaran covid-19.
Kadiv Humas Polri, Irjen  Argo Yuwono menuturkan maklumat Nomor MAK / 3 / IX / 2020 tentang rekomendasi para peserta dan pendukung Pilkada Serentak 2020 terhadap protokol kesehatan bertujuan untuk melindungi serta menjamin keselamatan semua pihak pada Pilkada Serentak 2020.
“Jika ada yang bertentangan, maka anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang ditentukan sesuai maklumat yang berlaku. Kami akan lakukan tindakan tegas terhadap yang tidak menggunakan protokol kesehatan, ” katanya kepada wartawan.
Berikut isi Maklumat Kapolri tersebut:
1. Pilkada 2020 merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi undang-undang, maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
2. Untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara Pilkada 2020, dengan ini Kapolri mengeluarkan maklumat;
Sebuah. Dalam pelaksanaan Pilkada 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, serta protokol kesehatan Covid-19.
b. Penyelenggara Pilkada 2020 wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, terapkan tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
c. pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
d. Setelah selesai melaksanakan setiap tahapan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi, atau sejenisnya.
3. Bahwa fakta bahwa perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.
4. Demikian maklumat disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

- Advertisement -

Latest news

Related news

- Advertisement -