31.2 C
Jakarta
Jumat, 18 Juni 2021
BerandaHeadlineAngka Corona Meroket, PBNU Minta Pilkada Serentak Ditunda

Angka Corona Meroket, PBNU Minta Pilkada Serentak Ditunda

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Meroketnya kasus Covid-19 diberbagai daerah, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj meminta pemerintah dan penyelenggara pemilu agar menunda penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

“Meminta agar KPU RI, Pemerintah dan DPR RI untuk menunda pelaksanaan tahapan Pilkada serentak tahun 2020,” katanya kepada wartawan, Minggu (20/9/2020).

- Advertisement -

Said beralasan penundaan pesta demokrasi tersebut, untuk mencegah adanya cluster baru. Sebab melindungi kelangsungan hidup manusia dengan protokol kesehatan sangat penting dilakukan.

Said juga berharap agar anggaran Pilkada bisa direalokasi untuk penanganan wabah corona bagi masyarakat.

“Meminta untuk merealokasikan anggaran Pilkada bagi penanganan krisis kesehatan dan penguatan jaring pengaman sosial,” harapnya.

Selain itu, Said mengingatkan salah satu hasil rekomendasi Konferensi Besar Nahdlatul Ulama tahun 2012 di Cirebon.

Rekomendasi itu, kata dia, perlunya meninjau ulang pelaksanaan Pilkada yang dinilai banyak menimbulkan banyak mudarat ketimbang manfaatnya bagi masyarakat.

“Berupa politik uang dan politik biaya tinggi,” kata Said.

Usulan penundaan Pilkada kembali mencuat ke publik setelah bercermin terhadap pelaksanaan masa pendaftaran pasangan calon Pilkada Serentak 2020. Tahapan tersebut turut diwarnai pelanggaran protokol Covid-19 oleh para kandidat dan simpatisannya.

 

 

Latest news

Related news

- Advertisement -