27 C
Jakarta
Sabtu, 19 Juni 2021
BerandaHeadlineJakarta Besok PSBB Total, Pemkot Bogor Punya Cara Sendiri

Jakarta Besok PSBB Total, Pemkot Bogor Punya Cara Sendiri

- Advertisement -

Bogor, IndoChannel.id – Pemerintah Kota Bogor enggan mengikuti Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total. Pemkot Bogor memiliki kebijakan tersendiri untuk mengatasi penyebaran virus corona di Kota hujan.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan Pemkot Bogor meneruskan Pembatasan Sosial Berbasis Mikro dan Komunitas (PSBMK).

- Advertisement -

“Pertama, Pemkot Bogor mendukung langkah yang diambil Pemprov DKI. Yang jadi pertanyaan apakah Bogor akan mengikuti PSBB seperti DKI? Nah sejauh ini, Kota Bogor masih akan menerapkan PSBMK karena ada beberapa pertimbangan,” ujarnya

Dikatakan Dedie, langkah yang diambil oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies rasyid Baswedan tentu tidak mengeluarkan biaya yang sedikit. hal inilah salah yang menjadai salah sayu pertimbangan Pemkot Bogor.

“Artinya kalau ada perpanjangan seperti DKI, kan beberapa kegiatan menjadi terhenti. Misalnya tadi, restoran, kemudian sektor informal, perkantoran. Artinya ada orang yang dirumahkan, orang yang tidak mendapatkan in-come dari jual beli, makanan, atau misalnya ojol, dan lain-lain. Kalau mereka tidak melakukan aktivitas perekonomian, pemerintah harus menyiapkan juga jaring pengaman sosial, Bogor sejauh ini belum mempunyai kemampuan untuk menambah jaring pengaman sosial apabila kita lakukan PSBB seperti di DKI,” ungkapnya.

Dijelaskan Dedie, dalam aturan PSBMK tetap harus mematuhi protokol kesehatan, seperti ojek online wajib memakai partisi untuk memberikan physical distancing antara driver dan pengguna, kemudian. pemilik kafe atau restoran hanya diizinkan untuk melayani maksimal 50 persen dari kapasitas.

Sementara di dalam kendaraan roda empat, diperbolehkan penuh asalkan menggunakan masker.

 

Latest news

Related news

- Advertisement -