26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaNewsNusantaraPergerakan Tanah di Kabupaten Bogor, 182 Warga Mengungsi

Pergerakan Tanah di Kabupaten Bogor, 182 Warga Mengungsi

- Advertisement -

Bogor, IndoChannel.id – Sejumlah rumah rusak akibat terjadinya pergerakan tanah di Kabupaten Bogor pada Sabtu lalu (13/11/2021).

Hingga saat ini, Selasa (16/11/2021), Sebanyak 182 warga di Desa Sukawangi pun harus mengungsi untuk sementara waktu.

- Advertisement -

Dalam melayani kebutuhan dasar para penyintas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengoperasikan dapur umum yang dioperasikan Tagana maupun dinas sosial setempat.

“Warga yang mengungsi berada di SDN Gunung Batu, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur,” ujar Adi, Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Bogor dalam keterangannya, Selasa (16/11/2021).

BPBD menginformasikan pergerakan tanah yang terjadi ini mengakibatkan rumah rusak berat 1 unit, rusak sedang 1 unit dan rusak ringan 1 unit. Selain kerusakan tersebut, sebanyak 47 unit rumah warga lainnya pun terancam rusak.

Wilayah terdampak tersebar di tiga kampung di Desa Sukawangi, yaitu Kampung Cigadel, Selawangi dan Ganda. Peristiwa ini terjadi setelah hujan lebat berdurasi lama terjadi pada Sabtu sore hari (13/11), pukul 16.00 WIB.

Hingga kini, petugas BPBD masih bersiaga di lokasi kejadian. Pihaknya juga membantu pelayanan warga yang masih mengungsi tak jauh dari rumah mereka. Wilayah Desa Sukawangi merupakan kawasan dengan potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi.

Sementara itu, berdasarkan analisis gerakan tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bulan November 2021, wilayah Kabupaten Bogor termasuk salah satu wilayah yang memiliki potensi gerakan tanah.

Begitupun dengan analisis pada inaRISK, Kecamatan Sukamakmur di Kabupaten Bogor ini termasuk wilayah dengan potensi bahaya tanah longsor kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 33 kecamatan berada pada kondisi tersebut.

Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi, khususnya masih ada rumah warga yang terancam gerakan tanah.

Prakiraan cuaca tiga hari kedepan, Kecamatan Sukamakmur masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi cuaca hujan dapat memperburuk gerakan tanah yang telah terjadi di lokasi kejadian.

Latest news

Related news

- Advertisement -