26.8 C
Jakarta
Jumat, 3 Desember 2021
BerandaHeadlineDensus 88 Tangkap Ustaz Farid Okbah dan Ahmad Zain An-Nayah, Ini Kata...

Densus 88 Tangkap Ustaz Farid Okbah dan Ahmad Zain An-Nayah, Ini Kata MUI

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id –  Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Farid Okbah ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 di kediamannya di Bekasi, Selasa (16/11/2021).

Selain itu, Densus 88 juga dikabarkan menangkap anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Ahmad Zain An-Najah.

- Advertisement -

Menanggapi kabar itu, Wakil Ketua Umum MUI, Anwar abbas meminta penjelasan kepada densus 88 atas penangkapan ini dengan alasan demi menjaga nama baik presiden republik Indonesia, Joko Widodo.

“Kita meminta densus 88 agar bisa menjelaskan hal ini sejelas-jelasnya kepada publik sebab kita juga berkepentingan dengan menjaga nama baik presiden. Sebab meskipun yang bertindak adalah Densus 88 tapi yang terkena getahnya tentu adalah presiden jokowi,” kata Anwar dalam keterangan tertulisnya, Selasa,(16/11/2021).

Menurut Anwar, karena sebagian yang ditangkap adalah ulama, lanjutnya, ini akan menyebabkan elemen masyarakat menganggap pemerintahan Jokowi telah melakukan kriminalisasi terhadap ulama ustadz dan dai di Indonesia. Anwar juga mengatakan jika dirinya tidak yakin dan tidak percaya bahwa presiden jokowi yang memerintahkan penangkapan para ulama itu.

“Untuk itu saya meminta kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penangkapan ini supaya juga menjaga nama baik pak jokowi sebagai presiden. Agar beliau bisa bekerja dengan tenang untuk mengatasi masalah-masalah yang sekarang sedang dihadapi oleh bangsa ini dan jangan beliau diganggu serta terganggu oleh hal-hal yang seperti ini,” paparnya.

Anwar menilai jika densus 88 melihat ada orang yang tindakannya dicurigai dan berpotensi mengarah kepada terorisme maka sebaiknya densus 88 menemui mereka terlebih dahulu lalu memberikan peringatan dan penjelasan-penjelasan kepada yang bersangkutan dengan baik. Sehingga mereka akan mengevaluasi diri dan melakukan perbaikan-perbaikan dan menurutnya tidak perlu ditangkap.

“Saya juga berharap kepada densus 88 agar mempertimbangkan tindakan-tindakan yang akan dilakukannya supaya tidak berimbas kepada nama baik presiden kita. Kalau sekarang saya lihat sumpah serapah keluar tetapi yang disumpah serapahi itu bukanlah densus 88 tapi adalah presiden jokowi pemimpin dari pemerintahan yang berkuasa saat ini,” ujar Anwar.

Latest news

Related news

- Advertisement -