26 C
Jakarta
Sabtu, 4 Desember 2021
BerandaNewsNusantaraUji Coba Pembukaan Alun-Alun Kota Bandung, Pengunjung Membludak dan Tidak Taat Protokol...

Uji Coba Pembukaan Alun-Alun Kota Bandung, Pengunjung Membludak dan Tidak Taat Protokol Kesehatan

- Advertisement -

Bandung, IndoChannel.id – Uji coba pembukaan Alun-alun Kota Bandung telah dilakukan pada Senin (25/10/2021) kemarin. Namun, pembukaan di hari pertama tersebut perlu dilakukan evaluasi. Sebab, pengunjung yang datang ke Alun-alun membludak dan tidak taat prokes.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Rikke Siti Fatimah.

- Advertisement -

“Alun-alun sendiri sebetulnya hari ini kita udah ujicoba dibuka untuk umum, tapi ternyata hasil evaluasi kami hari ini, karena kunjungan masyarakat untuk alun-alun itu membludak, animonya sangat tinggi. Sehingga banyak yang kurang displin masyarakatnya pada saat melaksanakan aktivitas di Alun-alun Bandung,” ujar Rikke di Alun-Alun, Senin (25/10/2021).

Menurut Rikke, Petugas satpol PP sempat kewalahan menangani masyarakat yang membludak akibat tingginya antusiasme untuk mengunjungi Taman Alun-alun tersebut.

Ia menyebut, kapasitas pengunjung hanya dibatasi sebesar 25 persen yakni sekitar 100 orang.

“Tapi tadi begitu membludak, supaya tidak terjadi lagi peningkatan Covid di Kota Bandung karena sudah masuk (PPKM) level 2, akhirnya kami tutup dulu untuk persiapan penutupan beberapa akses. Sehingga aksesnya hanya dari satu pintu saja yang depan Pendopo,” bebernya.

Selain itu, Pihaknya akan memberlakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat untuk masuk Taman Alun-alun.

“Iya wajib vaksin dan wajib scan barcode PeduliLindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit 10 Satpol PP Kota Bandung Jejen mengatakan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi serta memastikan agar pengunjung tidak membawa makanan dan minum.

“Pengunjung yang berkunjung ke Taman Alun-alun tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman. karena sudah disiapkan di basement untuk kuliner,” ujar Jejen.

Jejen berujar, jika pihaknya akan memastikan agar pengunjung selalu taat prokes dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Disini Satpol PP juga ada Mojang Satpol PP. Mereka bertugas untuk memantau, monitoring di sekitar taman alun-alun. Disamping menghimbau masyarakat, terkait pengunjung yang membuang sampah sembarangan juga kita ikut membantu,” lanjutnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -