26 C
Jakarta
Sabtu, 4 Desember 2021
BerandaKesehatanKasus Positif Covid-19 di PON XX Papua 2021 Bertambah jadi 57 Orang

Kasus Positif Covid-19 di PON XX Papua 2021 Bertambah jadi 57 Orang

- Advertisement -

Papua, IndoChannel.id – Kasus positif Covid-19 di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 bertambah menjadi 57 kasus.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule dalam dialog dari Youtube BNPB, Jumat (8/10/2021).

- Advertisement -

“Saya ingin menyampaikan kondisi terkini, tadi malam jam 22.30 itu jumlah kasus kita sebanyak 50. Dan tadi ada tambahan 7 kasus baru itu dari Merauke. Jadi total kasus kita untuk jam 11.30 waktu Papua sebanyak 57 kasus, 7 kasus baru,” ungkap Silwanus.

Silwanus menyebut jika semua kasus positif Covid-19 ini tanpa gejala atau ringan.

“Untuk kami yang menggembirakan adalah semua kasus ini adalah tanpa gejala atau gejala ringan,” tambahnya lagi.

Ia juga mengungkapkan kasus positif dengan gejala ringan ini juga ada korelasinya dengan cakupan vaksinasi. Dimana setiap seluruh pihak baik atlet juga official yang datang ke Papua sudah melaksanakan vaksinasi.

“Ini yang untuk kami ada korelasinya, ada korelasi pertama semua atlet yang datang ke Papua pasti divaksinasi,” katanya.

“Kedua, apa yang kita kerjakan selama ini, kita kerjakan ini dari hulu hingga hilir. Teman-teman ini di hulu bermain, kami di hilir juga bermain. Di hulu ada 3M, ada 3T terus kita lakukan. Sementara di hilir kita mempersiapkan fasilitas pelayanan kesehatan ketika di hulu,” papar Silwanus.

“Cakupan vaksinasi terus kita gembar-gemborkan hari ini bisa terlaksana akibat kolaborasi yang luar biasa, tidak hanya pemerintah pusat, inilah hasilnya,” ucapnya.

Silwanus mengakui bahwa saat pembukaan PON XX Papua terjadi pelonggaran protokol kesehatan terutama jaga jarak.

“Kami membagi kondisi di PON ini adalah dalam kondisi tiga besar ada sebelum pembukaan, pada saat pembukaan, dan pada pasca pembukaan. Memang kami akui pada pembukaan itu prosesnya itu agak longgar dan kami betul-betul oleh karena euforia yang berlebihan,” tuturnya.

“Masyarakat kami betul-betul sudah lama menantikan ada satu pagelaran ada satu acara besar yang sudah lama sekali mereka menantikan dan ada longgar. Tetapi sesudah itu sampai hari ini terus-menerus kami berkolaborasi untuk bisa tetap menjaga agar apa yang kita impikan bersama tidak ada kasus-kasus baru baik kasus ringan atau gejala,” paparnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -