28.3 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember 2021
BerandaFinancePemerintah Akan Kembangkan Wisata Medis Lewat Indonesia Health Tourism Board, Ini Penjelasannya

Pemerintah Akan Kembangkan Wisata Medis Lewat Indonesia Health Tourism Board, Ini Penjelasannya

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah akan membentuk Indonesia Health Tourism Board (IHTB).

Dalam keterangan resminya, Luhut mengungkapkan tujuan dibentuknya IHTB adalah untuk mengembangkan wisata medis atau medical tourism nasional.

- Advertisement -

“IHTB juga diharapkan dapat meminimalisasi ketidakpercayaan masyarakat pada institusi medis di Indonesia, dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” kata Luhut, Rabu (15/9/2021).

Wisata medis ini dikembangkan sejalan dengan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap masalah kesehatan menunjukkan tren positif. Menurutnya, tercatat melalui pengeluaran di bidang kesehatan yang mencapai US$ 337 per kapita pada 2018, serta peningkatan Foreign Direct Investment di bidang kesehatan. Dengan investasi tertinggi berasal dari Singapura, Australia dan RRT.

“Ini menandakan bahwa sektor kesehatan Indonesia memiliki peluang investasi yang menjanjikan di masa depan,” papar Luhut.

Sedangkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut jika aturan wisata medis tengah disederhanakan.

“Kemenkes selaku koordinator Pokja (kelompok kerja) Penyederhanaan Regulasi, saat ini sedang menyederhanakan regulasi terkait pengaturan penyelenggaraan wisata medis,” ucap Budi.

Regulasi ini antara lain menerbitkan Perkonsil No. 97 Tahun 2021 tentang Adaptasi Dokter Spesialis WNI Lulusan Luar Negeri, Revisi Permenkes No. 67 Tahun 2013 tentang Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Warga Negara Asing, Peraturan Pemerintah (PP) No. 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan, dan PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf Rizki Handayani Mustafa menyampaikan Kemenparekraf dalam dua tahun ke depan akan intensif membahas wisata medis dengan Kemenkes.

“Dalam dua tahun terakhir ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) intensif membahas tentang wisata kesehatan dengan Kemenkes,” terangnya.

Pengembangan wisata kesehatan Indonesia tersebut terbagi dalam empat ruang lingkup besar yakni adalah wisata medis berbasis layanan unggulan, wisata kebugaran dan herbal berasis SPA, pelayanan kesehatan tradisional dan herbal, wisata olahraga kesehatan berbasis event olahraga, serta wisata ilmiah berbasis MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Masing-masing lingkup tersebut tertuang dalam Rencana Aksi Nasional tahun 2021-2024 dan akan menjadi fokus utama pada masing-masing tahun. Selain itu, wisata medis juga berupaya menyediakan fasilitas kesehatan dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik bagi para wisatawan.

Latest news

Related news

- Advertisement -