32.9 C
Jakarta
Sabtu, 23 Oktober 2021
BerandaFinanceSandiaga Uno : Saya Akan Bantu Masyarakat yang Membuka Peluang Usaha

Sandiaga Uno : Saya Akan Bantu Masyarakat yang Membuka Peluang Usaha

- Advertisement -

Jakarta, IndoChannel.id – Kemenparekraf optimis kebangkitan sektor wisata sudah di depan mata. Hal tersebut dikarenakan tingginya animo masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19.

“Ada 34 juta orang masyarakat Indonesia hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sub sektor ekonomi kreatif lainnya untuk berkembang harus mengikuti digitalisasi,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin, Jumat (27/8/2021).

- Advertisement -

Sandiaga menuturkan anak muda di masa pandemi kian kreatif dalam menciptakan peluang dan dapat dengan percaya diri apabila sudah bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Ada yang berjualan online melalui produk-produk kulinernya.

“Membuka toko online sampai anak muda yang membuat konten. Ini tugas saya sebagai menteri, saya akan membantu masyarakat untuk memaksimalkan peluang seperti ini membangun berbagai ketrampilan yang dibutuhkan untuk masa depan,” tuturnya.

Ditambahnya, selama masa pandemi hampir 34 juta pelaku Parekraf yang terkena dampak dan mengalami resiko penurunan secara signifikan baik dari sisi ekonomi dan juga kesehatan.

Namun dengan semangat dan mind set enterpreneurship, Sandiaga Uno yakin semua dapat beradaptasi dan terus berinovasi serta berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Agar memaksimalkan peluang yang ada dan Lapangan Kerja tetap terjaga serapannya maka perlu ada transformasi dalam usaha diantara nya transformasi digital dan teknologi seperti Fintech dan e-commerce.

“Kita harus hidup berdampingan dengan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan disiplin. Bagaimana kita mensertifikasi semua industri pariwisata dan ekonomi kreatif dengan CHSE juga bagaimana kita melakukan antisipasi crowd kontrol yang mengacu pada Prokes yang ketat dan disiplin, secara nature dan culture dan Pemasaran dilakukan berdasarkan target dan segmen,” tuturnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta menceritakan pengamatan entrepreneurship yang pernah ia rasakan di era krisis ekonomi pada 1997 silam.

“Ini merupakan tahun kedua pandemi. Saya juga mengalami krisis pada 1997 sebagai entrepreneur. Sekarang krisis dari sisi ekonomi dan kesehatan,” lanjutnya.

Pihaknya kini tengah mengusahakan  berbagai upaya untuk membantu meringankan beban RS yang merawat pasien Covid-19. Sandiaga Uno juga mendorong agar PHK tidak kembali terjadi.

“Bagaimana kegiatan dibatasi. Akibat pandemi resiko muncul dengan penutupan hotel dan restoran sementara. Ada yang tutup permanen, ada yang malah menjual aset-aset mereka, karena gagal bayar kredit, investasi, dan modal kerja. Dan yang paling saya sayangkan adalah pengurangan karyawan atau Pemutusan Hubungan Kerja.

“Ini adalah hal yang perlu kita mitigasi agar tidak lebih banyak lagi orang yang kehilangan mata pencaharian dan lapangan pekerjaan,” tutupnya.

Latest news

Related news

- Advertisement -